Warisannya menginspirasi jurnalis di seluruh dunia. Bagi mereka yang mengejar kebenaran dan keadilan, Nellie Bly mengajarkan di balik setiap tembok gelap ada kebenaran yang menunggu untuk diungkapkan.
Investigative Report menjadi tradisi jurnalisme bernilai tinggi. Dan tradisi investigative report itu dimulai dari kasus di rumah sakit jiwa.
Tapi ketika isunya soal kekuasaan, soal skandal penguasa, terutama di negara yang tidak demokratis, investigative report menjadi bahaya. Ia acapkali bisa berujung pada hidup dan mati wartawan yang menulis isu itu.
Di Malta, sebuah negara kecil di Mediterania, seorang jurnalis berjuang mengungkap apa yang ia anggap sebagai kebusukan. Namanya Daphne Caruana Galizia. Ia dikenal luas sebagai jurnalis investigatif yang tak kenal takut.
Ia mengabdikan hidupnya untuk membongkar korupsi dan skandal yang melibatkan tokoh-tokoh berkuasa. Pada 16 Oktober 2017, ia dibunuh dalam ledakan mobil yang mengejutkan dunia.
Caruana Galizia adalah seorang blogger dan kolumnis yang berdedikasi. Ia kerap menulis tentang kasus-kasus korupsi yang melibatkan pemerintah Malta.
Artikelnya sering menyingkap hubungan gelap antara pejabat tinggi dan organisasi kriminal. Ia mengkritik kebijakan pemerintah dan menuduh sejumlah pejabat terlibat dalam praktik korupsi dan pencucian uang.
Salah satu investigasi terpentingnya adalah tentang **Panama Papers**. Caruana Galizia menyoroti keterlibatan politisi Malta dalam skandal ini.
Ia mengungkapkan bagaimana beberapa pejabat menggunakan perusahaan cangkang untuk menyembunyikan kekayaan mereka. Temuannya mengguncang panggung politik Malta dan membuat banyak musuh.
Pagi itu, Daphne Caruana Galizia meninggalkan rumahnya di Bidnija. Saat dia mengendarai mobilnya, ledakan dahsyat menghancurkan kendaraan tersebut. Serangan ini sangat terencana dan brutal. Gelombang kejut melanda Malta, dan dunia pun terguncang.
Pembunuhan ini menimbulkan protes dan kemarahan internasional. Banyak pihak menuntut keadilan bagi Caruana Galizia.
Pada Desember 2017, tiga pria ditangkap atas tuduhan terlibat dalam pembunuhan Caruana Galizia. Namun, penyelidikan lebih lanjut menunjukkan adanya konspirasi yang lebih besar.
Pada 2019, pengusaha Yorgen Fenech ditangkap. Dia diduga sebagai otak di balik pembunuhan tersebut. Fenech memiliki hubungan erat dengan beberapa pejabat tinggi, memperkuat dugaan adanya konspirasi yang melibatkan jaringan yang luas.
Pembunuhan Daphne Caruana Galizia menjadi pengingat risiko yang dihadapi oleh jurnalis investigatif.
Kisah jurnalis dengan berbagai dimensinya itu direkam Jonminofri. Sejak tahun 2012, sudah terbit lebih dari 120 buku puisi esai. Tapi buku puisi esai Jonminofri memberi warna sendiri.
Artikel Terkait
Jika Mencintai Ahlul Bait Rasulullah SAW Adalah Sebuah Dosa, Maka Aku Tidak Akan Bertaubat Dengan Dosa Itu
PBNU dan Program Green Pesantren
Kok Bisa Ada Link Promo Judi Online di Situs .go.id, mil.id, dan ac.id?
Melihat Kereta Anti Peluru Milik Indonesia
Nafa Urbach Basah-basahan, Mandi Keramas di Sungai
Jasa Marga Gelar Rangkaian Akhlak Festival 2024
Menembak Kapolres Siak Cup Berlangsung Sukses, Ini Daftar Juaranya!
Yonmarhanlan XIII Tarakan Ikuti Kegiatan Bersih-Bersih Pantai
Maafkan Kami Bung Hatta
Jelang Liga 1 2024/2025, PSSI Tuntaskan Kursus Wasit