ucapan ibarat sebuah kunci
dapat membuka banyak hati
jika digunakan dengan tepat
mendatangkan sejumlah manfaat
menutup banyak lisan
yang menimbulkan kegaduhan
penawar bagi pikiran
agar tidak bicara sembarangan
tak semua ucapan perlu dibalas
baik lisan maupun tindakan
kadang menghindar lebih pantas
daripada menimbulkan pertikaian
ucapan yang menenangkan
meski sangat sederhana
akan menumbuhkan harapan
bagi orang yang mendengarnya
namun ucapan yang tajam
meski dibungkus dengan canda
diam-diam bisa menghantam
dapat melukai perasaan sesama
bijaklah dalam bertutur
sebelum semua terlanjur
sebab sekali melukai
tak mudah terobati
ucapan dari hati
akan sampai ke hati
sementara yang penuh emosi
akan menyisakan rasa benci
Malang, 3 Juni 2026
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Ruang Perjumpaan (Bagian 2227)
Lima Sila sebagai Lima Luka
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila Cianjur Tanam 1.000 Bibit Pohon di Cugenang
Korupsi Musuh Pancasila
Pilar Kearifan Itu Telah Berpulang: Duka Mendalam NU atas Wafatnya KH. Adib Rofi’uddin Izza
Mutiara Pagi: Diam atau Bersuara (Bagian 2228)
Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung
Strategi Jitu Mengkampanyekan Hotel agar Ramai Pengunjung
PPP Purwakarta Terima SK Kepengurusan Baru pada Hari Lahir Pancasila
Meriahkan HUT Ke-44 Yogya Group, Yomart Gelar Senam Sehat Bersama Puteri Indonesia di Cibaduyut