Kok Bisa Ada Link Promo Judi Online di Situs .go.id, mil.id, dan ac.id?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 7 Juli 2024 | 12:00 WIB
Pegawai Kementerian Agama tidak mencoba bermain judi online, ada sanksi yang menunggu bagi para pelaku.*
Pegawai Kementerian Agama tidak mencoba bermain judi online, ada sanksi yang menunggu bagi para pelaku.*

Journalnusantara.com - Per tahun 2023, Kementerian Kominfo udah menangani sebanyak 683 situs yang diretas oleh platform judi online.

Ketika memasukkan kata kunci terkait judi online seperti "slot88", "slot", "situs slot" di mesin pencarian Google Search, masih ada beberapa situs dengan doamin go.id dan ac.id yang disusupi konten perjudian.

Situs tersebut diantaranya 461 situs dengan domain .go.id dan 222 domain ac.id berarti dari data situs tersebut yang lebih banyak terkena hack/ retas platform judi online adalah situs dengan domain .go.id dibandingkan domain ac.id.

Berdasarkan sumber ictwatch.id, situs-situs resmi tersebut terkena serangan website deface. Website deface itu dilakukan dengan mengubah tampilan website tanpa sepengetahuan admin.

Salah satunya itu melalui script injection. Jadi, situs-situs dengan domain seperti .go.id, ac.id dan mil.id yang penampilannya ada promosi judi online itu adalah korban script injection.

Berikut cara untuk memperbaiki website yang kena serangan website deface
1. Cari dan hapus file yang udah dibuat oleh peretas judi online
2. Kembalikan fungsi .htaccess agar script yang dibuat peretas tidak berjalan
3. Aktifkan auto update engine CMS dan plugins yang dipakai
4. Jangan pakai template yang lawas, apalagi template bajakan
5. Pasang monitoring tools seperti wordfence yang bisa ngasih alert dan log kalau ada yang aneh di situs
6. Disable/remove plugins & sub-domain yang udah nggak dipakai lagi.

Yuk, kita sama-sama tangkal judi online untuk melindungi masa depan diri sendiri dan keluarga!

#YangMudaSukaData #EdukasiInformasi
#Infografis
#Judol
#JudiOnline
#Slot
#BerantasJudiOnline #SikatJudiOnline #KominfoNewsroom

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X