Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI, Kapuspen Ungkap Alasannya

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Kamis, 9 Juli 2026 | 17:11 WIB
Kapuspen TNI Muhammad Nas buka suara usai ramai jadi perbincangan rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dijaga prajurit. (Instagram/puspentni)
Kapuspen TNI Muhammad Nas buka suara usai ramai jadi perbincangan rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dijaga prajurit. (Instagram/puspentni)

 

JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA - Kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah sempat mendapat pengawalan ketat dari sejumlah personel TNI pada Rabu malam.

Langkah pengamanan ini seketika mencuri perhatian masyarakat luas setelah adanya kabar penggeledahan sejumlah aset milik Febrie oleh tim kepolisian.

Merespons situasi yang menggelinding liar di ruang publik, Markas Besar TNI akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai kehadiran para prajurit di lokasi tersebut.

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menjelaskan bahwa penempatan personel di rumah dinas itu murni atas dasar permohonan resmi dari pihak Kejaksaan Agung.

Menurut Nas, prosedur pengamanan tersebut sudah dikoordinasikan secara matang serta telah mengacu pada mekanisme hukum dan peraturan yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa langkah perlindungan bagi jaksa yang tengah mengemban tugas negara ini sudah sesuai dengan mandat yang tertuang dalam Perpres Nomor 66 tahun 2025.

Pihak TNI juga menegaskan bahwa operasi pengawalan ketat ini sama sekali tidak memiliki sangkut paut dengan isu-isu luar yang kini tengah berkembang di masyarakat.

Nas menyebutkan bahwa jalannya penggeledahan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di kediaman tersebut merupakan koridor hukum yang sepenuhnya menjadi otoritas Polri.

Sebelumnya, Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah belasan titik terkait penyidikan tiga klaster kasus dugaan korupsi besar.

Perkara yang tengah diusut tersebut meliputi dugaan rasuah pengadaan batu bara, skandal internal PT Asabri, hingga penyelesaian utang korporasi pada anak usaha Krakatau Steel.

Dalam operasi penggeledahan di kawasan Jakarta Selatan dan Bogor, penyidik menyita aset fantastis berupa uang tunai puluhan miliar rupiah serta puluhan kilogram emas murni.

Walau rangkaian penggeledahan maraton telah rampung digelar dan berbagai barang bukti bernilai ratusan miliar disita, polisi belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X