“Ya Allah, perlihatkanlah kepadaku kebenaran sebagai kebenaran dan anugerahkanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya. Dan perlihatkanlah kepadaku kebatilan sebagai kebatilan, dan anugerahkanlah kepadaku kekuatan untuk menjauhinya.”
“Ya Allah, perlihatkanlah kepadaku kebenaran sebagai kebenaran dan anugerahkanlah kepadaku kemampuan untuk mengikutinya. Dan perlihatkanlah kepadaku kebatilan sebagai kebatilan, dan anugerahkanlah kepadaku kekuatan untuk menjauhinya.”
Artikel Terkait
Hari Anak Nasional, PMII dan DEMA STISNU Cianjur Serukan Penolakan Pernikahan Dini
Mutiara Pagi: Jejak Tak Terhapus (Bagian 1911)
Mutiara Pagi: Menolak Pamrih (Bagian 1912)
Bahayanya Ambisi Kekuasaan Mantan Para Penguasa
Ketum Dekopin Minta Jabar Segera Gelar Muswil
Kang Lepi Kenang Almarhum Pak TMS Sebagai Pemimpin Hebat dan Visioner
Revisi KUHAP Harus Komprehensif (Bagian 1)
Kalimantan Memanggil, Strategi Revolusioner Transmigrasi Berkeadilan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Mutiara Pagi: Kita adalah Pelangi (Bagian 1913)
Sibuk Merawat Fisik, Namun Jiwa Sekarat