Mutiara Pagi: Kita adalah Pelangi (Bagian 1913)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:12 WIB
Ilustrasi pelangi. Arti Mimpi Melihat Pelangi Menurut Primbon Bali (Pexels/James Wheeler)
Ilustrasi pelangi. Arti Mimpi Melihat Pelangi Menurut Primbon Bali (Pexels/James Wheeler)

Di jalan-jalan kota
Kulihat manusia berjalan,
dengan wajah yang hilang
Waktu berlari,
kita pun dipaksa mengikuti
Mengejar angka-angka,
yang tak pernah sempurna

Budaya grind, kata mereka
Kerja tanpa henti,
kerja sampai lupa rasa
Kerja sampai lupa,
bahwa di ujung sana ada sepi
Butuh cinta, jeda, dan doa

Kudengar napas kota,
seperti doa
Tercekik oleh kesibukan manusia
Semua mengukur waktu
dengan angka
Padahal Tuhan tak pernah terburu-buru
Saat menumbuhkan bunga
Saat menyembuhkan luka

Bukankah kita hanya singgah
Yang tersisa bukan tumpukan uang,
melainkan tumpukan amal
Serta senyum orang-orang,
yang kita bahagiakan di jalan-jalan

Kesibukan menjadikan kita asing
Di meja makan rumah sendiri
Ayah bicara target,
ibu ke supermarket,
dan anak sibuk mainan gadget

Kemudian sibuk di layar
Menghitung untung yang besar
Lupa bahwa waktu
Akan meninggalkannya tanpa sapa
Berpikir hidup ini lomba
Padahal perjalanan pulang,
kembali ke Sang Pencipta

Marilah berhenti sejenak
Memeluk diri sendiri
Mendengar bisikan kasih,
dari orang-orang yang kita cintai:
apalah arti kerja tanpa cinta?
apalah arti hidup tanpa tawa?

Kita bukan budak angka
Kita adalah pelangi
Yang lahir dari lazuardi
Untuk memberi warna
Agar hidup bisa bermakna

Tbn, 26 Juli 2025
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X