Journalnusantara.com, Cianjur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STAI Al-Azhary Cianjur, Kelompok 9 yang bertugas di Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, menyatakan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Campaka dalam menyukseskan program Pendidikan Keluarga Sakinah.
Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama remaja dan pasangan muda, tentang pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Rabu 23/7/2025.
Program ini mencakup berbagai tema, seperti pembekalan pra-nikah, risiko pernikahan usia dini, serta nilai-nilai keluarga dalam Islam.
Rangkaian kegiatan akan diselenggarakan dalam bentuk penyuluhan, diskusi interaktif, dan pelatihan parenting Islami dengan melibatkan tokoh agama, penyuluh KUA, serta mahasiswa KKN sebagai fasilitator.
Ketua Kelompok KKN Kelompok 9, Fauzi Rohmat, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin KKN ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bisa memberikan solusi dan edukasi nyata bagi masyarakat. Kami melihat pentingnya membekali generasi muda dengan pemahaman yang baik sebelum membentuk rumah tangga," jelasnya.
"Ini menjadi komitmen kami untuk membantu menekan angka pernikahan dini dan membentuk keluarga yang berkualitas,” ungkap Fauzi Rohmat.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Campaka, A. Fahruroji sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam mengangkat tema Pendidikan Keluarga Sakinah. Ia menilai program ini sangat sejalan dengan program yang sedang dijalankan oleh KUA.
“Program ini sangat bagus dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Di KUA sendiri kami memiliki program Bimbingan Perkawinan yang khusus diperuntukkan bagi calon pengantin," bebernya.
"Oleh karena itu, kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan mahasiswa KKN. KUA siap memfasilitasi kegiatan ini dan kami juga siap menjadi narasumber apabila dibutuhkan oleh adik-adik mahasiswa,” tambahnya.
Program ini dijadwalkan mulai akhir Juli 2025, dengan lokasi kegiatan tersebar di berbagai dusun di Desa Sukajadi.
Sinergi antara mahasiswa KKN dan KUA diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan pernikahan dan ketahanan keluarga, sebagai pondasi masyarakat yang lebih kuat dan sejahtera.
Artikel Terkait
Mbah Batako
Menikmati Keindahan Alam di Puncak, Ketenangan yang Menyegarkan Jiwa
Mutiara Pagi: Selfie (Bagian 1909)
Mengaku Partai Terbuka dan Modern Tapi Feodal dan Penganut Primordialisme
Pengetahuan Tradisional Indonesia: Warisan yang Perlu Dilindungi dalam Kerangka HAKI
Apakah Ormas Bisa Diperbaiki?
Istiqomah dalam Perjuangan, Kunci yang Tak Terlihat
Menjaga Diri di Zaman Penuh Godaan
Saat Maksiat Mengundang Petaka
Mutiara Pagi: Seperti Bunga Plastik (Bagian 1910)