Hari ini, semua berlomba-lomba
Membangun sejumlah narasi
Untuk menunjukkan siapa dirinya
Bahkan membuat orang lain iri
Cantik, tapi tak wangi
Seperti bunga plastik
Kahawatir luka diketahui
Tampak luar selalu dipercantik
Takut dianggap lemah
Takut dianggap gagal
Pikiran selalu gelisah
Jika tak bisa viral
Untuk membuktikan dirinya hebat
Meyakinkan setiap orang melihat
Berbagi cerita ke sana kemari
Tapi hanya gema kosong tanpa isi
Bercerita tentang cahaya,
tapi padam pelita di dada
Berbicara tentang langit,
tapi hatinya sedang sakit
Wajahnya seperti musim semi,
tapi matanya seperti batu nisan
Beku dan tidak berarti,
setiap kata yang diucapkan
Malang, 23 Juli 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mbah Batako
Bisakah Politik Diluruskan?
Menjalankan Amanah, Cermin Kejujuran dan Tanggung Jawab
Menikmati Keindahan Alam di Puncak, Ketenangan yang Menyegarkan Jiwa
Menyeimbangkan Kewajiban dan Hak, Kunci Kehidupan yang Adil dan Harmonis
Mutiara Pagi: Ada Satu Kata: Ibu (Bagian 1908)
Mutiara Pagi: Selfie (Bagian 1909)
Mengaku Partai Terbuka dan Modern Tapi Feodal dan Penganut Primordialisme
Pengetahuan Tradisional Indonesia: Warisan yang Perlu Dilindungi dalam Kerangka HAKI
Apakah Ormas Bisa Diperbaiki?