Meningkatkan transparansi
Memberikan informasi yang terbuka tentang kebijakan publik.
Meningkatkan akuntabilitas
Memastikan pemerintah bertanggung jawab atas kebijakannya.
Meningkatkan kualitas keputusan
Kebijakan menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bentuk Partisipasi Publik
Musyawarah: Diskusi antara masyarakat dan pemerintah.
Saran dan komentar: Terhadap kebijakan publik.
Keterlibatan dalam perencanaan: Terlibat sejak awal dalam perumusan kebijakan.
Pengawasan: Masyarakat memantau pelaksanaan program pemerintah.
Dasar Hukum Partisipasi Publik di Indonesia
UUD 1945 – Pasal 28 dan Pasal 21 Ayat (1).
UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
PP No. 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008.
Prosedur dan Mekanisme Partisipasi Publik
Mengacu pada PP No. 61 Tahun 2010, prosedur partisipasi publik meliputi:
Artikel Terkait
Benteng Pendem Garut: Di Tengah Bangkai Sejarah yang Terlupakan
Mengenal Lebih Dekat MTs Atsauri: Sekolah Berbasis Karakter dan Nilai Keagamaan
Gubernur Jawa Timur Hadiri Sejumlah Agenda Strategis di Malang dan Surabaya
Mutiara Pagi: Asal Kau Mengerti (Bagian 1855)
Agama dan Strategi Pembangunan: Dialog Dai Tata Sukayat dengan Profesor Sejarah AS
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MTS AL IKHWAN CIHEA 2025/2026: WUJUDKAN GENERASI UNGGUL BERAKHLAK MULIA
Santri dan Korupsi
Mutiara Pagi: Era Penampilan (Bagian 1856)
Sukmaji, Pensiunan PNS yang Menjerit Karena Diduga Jadi Korban Penipuan Kredit Fiktif
Mutiara Pagi: Kritik Boleh (Bagian 1857)