Wahai Mentari Pagi!

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB
Ilustrasi sinar matahari. (CWM)
Ilustrasi sinar matahari. (CWM)


Oleh: Yudi Latif

"Wahai mentari pagi, apa yang membuat hariku masih punya arti?"

Mentari tersenyum.

"Lihatlah aku. Setiap pagi engkau berkata aku terbit, seolah datang mengusir malam. Padahal aku tak timbul-tenggelam, melainkan tetap di tempatku; bumilah yang berputar hingga kembali menghadap terang.

Begitu pula hidupmu.

Jangan cepat percaya pada gelap yang kau rasakan. Tidak setiap malam berarti cahaya padam; kadang hanya hatimu yang membelakanginya.

Engkau berkata tubuhmu ringkih.

Semua yang hidup memang menuju rapuh: pohon lapuk, gunung terkikis, sungai bermuara ke laut.

Yang memuliakan hidup bukan kekuatan, melainkan kesediaan untuk tetap memberi meski perlahan kehilangan tenaga.

Engkau berkata jerih payahmu tak dihargai.

Siapa mengajarimu bahwa nilai hidup ditentukan tepuk tangan manusia?

Akar tak dipuji, namun darinya pohon berdiri. Mata air tak dikenang, namun darinya sungai mengalir.

Yang menyangga hidup bekerja dalam sunyi.

Engkau berkata negerimu kacau, masa depan tertutup kabut.

Benar. Tetapi tak ada pelayaran yang menunggu laut tanpa ombak. Tak ada pelaut menunggu kabut tersingkap untuk mengangkat layar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sekolah Garuda dan Kasta Baru Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:35 WIB

Menguji Keberanian Mengungkap Gurita Korupsi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 | 15:57 WIB

Mengetuk Pintu Malam yang Terkunci Dosa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:16 WIB

Estetika sebagai Basis Etika dan Kejayaan Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:10 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Prabowo?

Senin, 8 Juni 2026 | 10:38 WIB

Democracy for Realists: Pelajaran bagi Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 | 07:56 WIB
X