JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Kegiatan di Kampus Queen At-Tafsiri Pondok Pesantren Mama Cipoek At-Tafsiri yang berlangsung selama empat hari, mulai 27 Juni hingga 30 Juni 2026, sukses dilaksanakan.
Kegiatan pesantren kilat (sanlat) liburan ini diikuti oleh peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Penutupan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pimpinan lembaga, dewan guru, para ustaz dan ustazah, panitia, peserta, serta orang tua santri.
Selama pelaksanaan sanlat, para peserta mengikuti berbagai program pembinaan keislaman, di antaranya pembelajaran Al-Qur'an, penguatan akidah, praktik ibadah, pembinaan akhlak, serta kegiatan yang bertujuan membentuk karakter islami.
Ketua Panitia M. Faqih Kholilul Rohman dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Menurut dia, kegiatan sanlat ini diadakan dua kali dalam setahun. Keberhasilan Sanlat Liburan merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sejak tahap persiapan hingga penutupan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Queen At-Tafsiri, dewan guru, panitia, orang tua, serta semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Queen At-Tafsiri KH Samsudin Bahrie, SPd, MPd., menyatakan rasa syukur dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta maupun panitia yang terlibat.
Ia mengaku bangga dan berencana untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan sanlat pada masa mendatang. KH Samsudin juga berpesan kepada para santri agar jangan pernah berhenti dan selalu bersemangat dalam mencari ilmu.
Melalui kegiatan Sanlat Liburan ini, pihak Queen At-Tafsiri berharap mampu mencetak generasi muslim yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keimanan yang kuat, akhlak yang mulia, serta kepedulian sosial yang tinggi.
Semangat belajar dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama kegiatan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bekal bagi para peserta dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Rangkaian acara penutupan telah selesai dilaksanakan dan para santri telah kembali ke kediaman masing-masing bersama orang tua mereka.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)
Tingkatkan Ketahanan Ekonomi, BRI Peduli Beri Pelatihan Kewirausahaan Bagi Puluhan Purna Pekerja Migran Indonesia di Cirebon
Menerjang Ombak dari Pulau ke Pulau, Dedikasi Mantri Perempuan BRI Menjaga Akses Keuangan di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
LPTQ Cianjur Matangkan Validasi Data Peserta Jelang MTQH XLVIII di Pagelaran
Cegah Konflik Nilai, Panitia MTQH Cianjur Perketat Aturan Penjurian Dewan Hakim
HUT Bhayangkara ke- 80, Perumdam Tirta Mukti Cianjur Sebut Stabilitas Keamanan Polri Kunci Kelancaran Pembangunan
Mencegah Korupsi di Tatar Santri
Audiensi Putri Hijabfluencer Banten di Kelurahan Gelam Jaya, Matangkan Sinergi Program Pemberdayaan Perempuan
Mutiara Pagi: Berdamai dengan Kelebihan (Bagian 2257)
GMCM Pertanyakan Progres Proyek Jalan Cimaskara–Padasuka Senilai Rp12,6 Miliar