JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Puluhan murid SDN Sindangkasih di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan antusiasme tinggi saat menyambut Bupati Cianjur dr. Muhammad Wahyu Ferdian dan Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Kedatangan rombongan pejabat tersebut merupakan bagian dari rangkaian upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 pada Kamis (13/8/2026).
Sejak pagi hari, para siswa sudah berjajar rapi di sepanjang tepi jalan yang bakal dilintasi rombongan tamu undangan.
Kemeriahan sorak-sorai anak-anak sekolah ini mencerminkan tingginya kegembiraan warga lokal atas tuntasnya seluruh proyek pembangunan daerah yang dikerjakan oleh jajaran Satgas TNI bersama pemerintah kabupaten dan masyarakat.
Seremoni penutupan agenda TMMD ke-129 ini turut disaksikan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, perwakilan Polres Cianjur, jajaran TNI, instansi pemerintah setempat, hingga warga Desa Mekarmukti.
Pelaksanaan TMMD oleh Kodim 0608/Cianjur di kawasan ini difokuskan untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur serta meningkatkan taraf kesejahteraan warga perdesaan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin menilai partisipasi anak-anak sekolah dalam momen penyambutan pimpinan daerah dan pejabat TNI ini menjadi wujud apresiasi warga atas manfaat pembangunan di wilayah mereka.
Dia menekankan bahwa program TMMD tidak sekadar memberikan dampak pada penyediaan fasilitas fisik semata, tetapi juga mempererat jalinan kebersamaan lintas sektor.
Kegiatan seperti ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama.
Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana TNI, pemerintah dan masyarakat bergotong royong membangun desa, ujar Ruhli.
Ruhli menuturkan bahwa institusi pendidikan memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter serta sumber daya manusia di daerah.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi ruang-ruang edukasi luar kelas yang mengenalkan nilai kepedulian lingkungan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong kepada para pelajar.
Seluruh lapisan masyarakat kini diharapkan dapat merawat seluruh hasil pembangunan fisik agar memberikan dampak positif jangka panjang.
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Ogah Kematian sang Karumga Dikaitkan Kasus Korupsi usai Kini Jenazah Sutrimo Diekshumasi
Cinta Bidadari Langit Siap Melenggang di Moka Jabar: Ini Baru Permulaan!
Innalillahi, Hj Enung Solihah Sesepuh Ponpes Al Musri Cianjur Wafat
Keren, Kaprodi PMI UIN Bandung Giat Edukasi Pertanian Berbasis Potensi Lokal Desa Sagarahiang
Mutiara Pagi: Ketika Jalan Mulai Berliku (Bagian 2300)
Gandeng BNNK, KKN 02 Mekarwangi IAI Al-Azhary Cianjur Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Keangkuhan sebagai Sikap Tercela (Bagian 49)
Mutiara Pagi: Lentera (Bagian 2301)
Diduga Keracunan MBG, 269 Siswa yang Dirawat Paling Banyak dari SMAN 1 Berastagi
Sinergi TNI-Polri Warnai Penutupan TMMD ke-129 di Cibinong Cianjur