JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Memasuki musim kemarau, Polres Cianjur memperkuat kesiapsiagaan dan kolaborasi inter-instansi guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Gede dan Gunung Pangrango.
Langkah ini diambil menyusul insiden kebakaran yang sempat melanda sekitar satu hektare lahan di Alun-alun Surya Kencana Barat.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mengusung prinsip kerja kolaboratif mengingat terbatasnya sumber daya di tengah sulitnya medan pegunungan.
Polres Cianjur menggelar apel kesiapsiagaan yang melibatkan TNI, Pemkab Cianjur (Satpol PP), BNPB, PMI, Brimob, hingga para relawan.
Evaluasi dari penanganan sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kurang efektif akibat medan yang berat.
Sebagai solusi teknis, Polres Cianjur memodifikasi alat pemadam manual pengembangan dari metode tradisional "gepyok" yang dirancang khusus untuk memadamkan titik api di lokasi terjal.
Jika kebakaran berskala besar dan sulit diakses via darat, kepolisian membuka opsi mengajukan bantuan pemadaman udara (water bombing) menggunakan helikopter.
Selain mempersiapkan personel dan alat, Polres Cianjur berkoordinasi dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) untuk memanfaat jaringan command center dan monitoring center.
Pemantauan titik api difasilitasi oleh armada drone berdurasi terbang tinggi guna mendeteksi asap secara real-time.
Kapolres mengimbau seluruh pihak tetap waspada mengingat cuaca terik kemarau meningkatkan risiko munculnya titik api secara mendadak.
Artikel Terkait
Pasangan Pengantin di Desa Muncul Kecewa, Diduga Tarip Biaya Nikah di Patok Rp. 4 Juta Rupiah
Tak Cukup Video, Widhiyarini Datangi Orang Tua Yurizal untuk Minta Maaf Langsung: Bukan Maksud Saya Melakukan Itu
FOKSI Cianjur Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat, Persoalan dengan SPPG Garuda Mandiri Diselesaikan Secara Musyawarah
Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Cianjur Gelar Santunan Yatim dan Wakaf Alquran di Mekarwangi
Muswil VII KAHMI Jabar 2026 Tetapkan Lima Presidium MW FORHATI Periode 2026–2031
Ini Soal Tradisi dan Sejarah Yang Patut Dihormati dan Diperingati
Polres Cianjur Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Kampung Cibarengkok
Mutiara Pagi: Yang Terbaik Sedang Menanti (Bagian 2297)
Mutiara Pagi: Perubahan (Bagian 2298)
Tumpas Peredaran Narkoba di Cianjur: 32 Kasus Diungkap, 38 Pelaku Diciduk