Fakultas Psikologi UIMA Gelar Talkshow Literasi Masyarakat di Cianjur

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:52 WIB
Foto: Suasana Talkshow Psikologi yang digelar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Maju di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur. (FOTO: Ist).
Foto: Suasana Talkshow Psikologi yang digelar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Maju di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur. (FOTO: Ist).

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Maju menyelenggarakan acara diskusi publik bertajuk "Psikologi untuk Semua: Membongkar Mitos, Mengenal Ilmu, dan Memahami Manusia" di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur, pada Sabtu (8/8/2026).

Agenda ini dihadiri oleh kalangan pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum guna memperluas pemahaman terkait disiplin ilmu psikologi secara komprehensif.

Dalam hal ini inisiatif tersebut digelar untuk mengikis stereotipe dan kekeliruan persepsi yang masih menempel di tengah publik.

Selama ini, psikologi kerap diidentikkan sebatas pada penanganan gangguan kejiwaan atau anggapan bahwa berkonsultasi kepada pakar merupakan bentuk kelabilan.

Padahal, cakupan kajiannya meliputi pola perilaku, dinamika mental, serta pelbagai faktor yang memengaruhi interaksi manusia sehari-hari.

Ketua Pelaksana acara, Muhammad Dhafa, menegaskan keberadaan talkshow ini sebagai manifestasi kepedulian mahasiswa dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mengedukasi publik.

"Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen kami sebagai mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Maju dalam rangka pengaplikasian konsep tridharma perguruan tinggi juga sekaligus meningkatkan literasi psikologi kepada masyarakat," ucapnya.

Menurutnya hingga saat ini, masih banyak anggapan yang keliru mengenai psikologi, mulai dari anggapan bahwa psikologi hanya berkaitan dengan gangguan mental, hingga anggapan bahwa berkonsultasi dengan psikolog adalah tanda kelemahan.

"Melalui talkshow ini, kami berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai ilmu psikologi sebagai ilmu yang mempelajari perilaku manusia, proses mental, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kehidupan," papar Dhafa.

Penekanan senada disampaikan Koordinator Program Studi Psikologi, Neneng Mukaffa Opier, S.Psi., M.Psi. Ia menggarisbawahi bahwa penetrasi keilmuan akademis semestinya tidak terisolasi di dalam ruang kelas saja.

"Harapannya kegiatan ini tidak hanya sebatas menyelesaikan tugas saja, akan tetapi bisa diaplikasikan di masyarakat sehingga ketika selesai menempuh jenjang akademik bisa memberikan dampak dan kontribusi nyata di masyarakat," ungkap Neneng.

Sementara itu, akademisi sekaligus narasumber kegiatan, Dais Nurul Wahidha, S.Psi., M.Psi., mengutarakan bahwa forum ini menjadi wujud nyata perpaduan teori ilmiah dengan wawasan praktis.

"Harapan bagi mahasiswa dari kegiatan ini adalah mahasiswa mampu mengintegrasikan antara teori di bangku perkuliahan dengan praktik di lapangan dan bisa menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja nanti. Kerja sama tim dan komunikasi sangat penting dimiliki untuk menunjang soft skill mereka," imbuh Dais.

Ia menambahkan bahwa relevansi psikologi sangat erat dengan keseharian. Menurutnya, pemanfaatan ilmu ini krusial untuk mengenali potensi diri, memelihara kesehatan mental, dan membuat keputusan yang tepat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Neng Eem: Perbedaan Membuat Kita Lebih Kuat

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:00 WIB
X