Kita hidup di era penampilan
Ibadah pun dipajang dan dipromosikan
Bahkan punya waktu tayang utama
Agar bisa diketahui orang di sekitarnya
Kesalehan tak lagi dalam keheningan
Disiarkan lewat media dan berita di koran
Beribadah bukan untuk mendekat
Tapi ada niat untuk bisa dilihat
Merasa telah menjadi hamba terbaik
Dengan arogansi dan sejumlah kritik
Begitu mudah menyebut orang lain sesat
Apabila mencoba berbeda pendapat
Mungkin mereka lupa
Iblis jatuh bukan karena ia tak tahu
Melainkan karena ia selalu merasa
Jika dirinya mahluk yang lebih tahu
Tuhan tak butuh aktor
Seperti pesan indah lewat brosur
Tapi ke mana-mana menebar kebencian
Ke sana kemari menyebar permusuhan
Tuhan telah memerintahkan
Untuk saling menasihati
Dalam kebaikan dan kesabaran
Bukan saling hina dan caci maki
Stbd, 30 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Benteng Pendem Garut: Di Tengah Bangkai Sejarah yang Terlupakan
Mutiara Pagi: Asal Kau Tahu (Bagian 1854)
SMK Al-Barokah Gelar Haflatul Wada ke-8, Meriahkan Pelepasan Siswa dengan Tabligh Akbar
PKB Cianjur Gelar Dialog Pembangunan 'Menata Cianjur Kita' di Gedung DPRD
Mengenal Lebih Dekat MTs Atsauri: Sekolah Berbasis Karakter dan Nilai Keagamaan
Gubernur Jawa Timur Hadiri Sejumlah Agenda Strategis di Malang dan Surabaya
Mutiara Pagi: Asal Kau Mengerti (Bagian 1855)
Agama dan Strategi Pembangunan: Dialog Dai Tata Sukayat dengan Profesor Sejarah AS
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MTS AL IKHWAN CIHEA 2025/2026: WUJUDKAN GENERASI UNGGUL BERAKHLAK MULIA
Santri dan Korupsi