Journalnusantara.com, Jakarta - Pengurus Pusat Majelis Kridatama Pancasila (PP-MKP) melakukan kunjungan silaturahmi (sowan) kepada Ketua MPR-RI, Bapak Dr. Muzani, di ruang kerja beliau pada Selasa, 8 Juli 2025.
Dalam pertemuan tersebut, PP-MKP menyampaikan rencana untuk mengundang Ketua MPR-RI hadir dalam perhelatan penting yang akan diselenggarakan di Gedung MPR-RI pada pertengahan Agustus mendatang.
Acara ini direncanakan melibatkan kerja sama antara MKP dan MPR-RI, serta akan mengundang lembaga-lembaga strategis seperti Lemhannas, pusat-pusat studi Pancasila, dan pusat-pusat studi ketahanan dan keamanan nasional.
Salah satu agenda utama acara tersebut adalah peluncuran dua buku pemikiran tentang Pancasila, masing-masing karya Bapak Muhammad Khomsin dari PP-MKP dan Ibu Maria Puspita dari SKSG-UI.
Selain membahas undangan, pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang mendalam mengenai Pancasila dan berbagai persoalan kehidupan kebangsaan serta kenegaraan.
Ketua MPR-RI menyatakan kesediaannya untuk hadir, dan mengarahkan staf beliau untuk merundingkan waktu yang tepat bersama pihak MKP.
Yang paling menggembirakan bagi PP-MKP adalah pernyataan langsung Ketua MPR-RI kepada stafnya: "Tolong Pak Hendri, MKP ini dibantu dan difasilitasi."
Turut hadir dalam kunjungan ini dari pihak PP-MKP: Ketua Umum A. Hanief Saha Ghafur, Sekretaris Jenderal Bambang Budiono, serta Ketua Dewan Penasehat Mayjen TNI (Purn.) Dr. Pujo Widodo.
Jakarta, 9 Juli 2025
HSG
Artikel Terkait
Mengenang Sejarah Hari Asyura
Indonesia Adalah Outlier dalam Peta Global Pendidikan Guru
Mutiara Pagi: Keinginan (Bagian 1894)
Kolaborasi DEMA dan Disbudpar: Duta Kampus Lahir di Padi Pandanwangi
Rahasia Ketenangan yang Hilang di Tengah Kesibukan
Mutiara Pagi: Di Sudut Bandara (Bagian 1895)
Tabir Kematian Brigadir Nurhadi Terkuak, Poligraf Ungkap Kebohongan 2 Perwira Polri
PCNU Cianjur Gelar Sosialisasi Produk Halal, Launching LP3H, dan Bimtek Pendamping Halal Bersama BPJPH RI
BEM PTNU Soroti Putusan MK soal Pemisahan Pemilu, Ancaman Disintegrasi dan Tantangan Demokrasi Konstitusional
Mutiara Pagi: Pulau Seribu Masjid (Bagian 1896)