Aku punya keinginan
Engkau pun punya keinginan
Semua mempunyai keinginan
Tapi yang berlaku kehendak Tuhan
Kita ingin, meraih dan memilih
Menata takdir sendiri
Tapi semua bersandar pada Sang Kekasih
Kepada Dia, Sang Pemilik hidup ini
Jangan gelisah jika tak sesuai pinta
Jangan murung jika tak sama rupa
Karena apa yang tertulis di atas sana
Lebih indah dari sekadar mimpi manusia
Kita menyusun rencana di malam hari
Kemudian menyulam harapan di ujung pagi
Namun takkan pernah bisa memaksa
Atas kehendak-Nya yang tak terbaca
Di lembar waktu yang tersedia setiap hari
Masing-masing menulis keinginannya sendiri
Tapi keragu-raguan terkadang turun
Pelan-pelan menghapus dengan sangat santun
Sehingga tidak ada pilihan lain
Kecuali kita harus yakin
Bahwa yang Tuhan pilihkan
Akan membawa kebaikan
Malang, 7 Juli 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Dari Kontraktor ke Petani Sukses, Kisah Tri Heriyanto Raup Puluhan Juta dari Budidaya Talas
Perubahan Cuaca dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Technische Hoogeschool Bandung, Cikal Bakal Institut Teknologi Bandung
Ajaran Yahudi: Di antara Monoteisme Ketat dan Etnosentrisme Teologis
PPP Sebagai Alat Perjuangan Umat Islam, Menguatkan Kepemimpinan Kader di Cianjur
Mutiara Pagi: Jejak Para Bijak (Bagian 1893)
LRT Jakarta Fase 1B: Progres Pesat, Konektivitas Jakarta Kian Terwujud!
Tuntas Semester 2 Doktoral MPI, Fondasi Inovasi dan Akselerasi Pendidikan Berbasis Digital
RAT KSU YAHATI: “Koperasi Kuat, Anggota Sejahtera”
Ledakan Bom Ketiga: Kisah Penghormatan Jepang kepada Mohammad Natsir yang Terlupakan