Journalnusantara.com, Jakarta - Perkembangan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B menunjukkan progres yang signifikan. Hingga akhir Juni lalu, pengerjaan proyek ini telah mencapai 56,8 persen.
Jalur yang membentang dari kawasan Velodrome hingga Manggarai ini telah melampaui target yang ditetapkan. Progres ini dicapai di tengah berbagai tantangan teknis dan kondisi lalu lintas padat.
Proses pengerjaan konstruksi berjalan secara paralel di banyak titik. Fokus utamanya adalah penyelesaian konstruksi sipil.
Ini meliputi pemasangan tiang pancang (pier), balok beton (girder), serta pembangunan struktur stasiun.
Ditargetkan seluruh pekerjaan sipil dapat rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2025. Setelah itu, proyek akan memasuki fase berikutnya.
Fase selanjutnya adalah integrasi sistem dan uji coba (commissioning), yang dijadwalkan dimulai pada kuartal III tahun 2026.
Tahap ini krusial untuk memastikan LRT Fase 1B dapat terhubung lancar dengan jalur LRT Jakarta Fase 1A yang sudah beroperasi.
Uji coba tersebut tidak hanya akan menguji sistem sinyal, komunikasi, dan kontrol.
Namun, juga untuk menjamin keamanan dan kenyamanan operasional LRT saat resmi dibuka untuk publik.
Artikel Terkait
Ketika Laut Merenggut Asa, Tragedi Kapal Tenggelam di Tengah Badai
Dari Kontraktor ke Petani Sukses, Kisah Tri Heriyanto Raup Puluhan Juta dari Budidaya Talas
Kehadiran Ruhani Pangersa Abah Anom QS dalam Robithoh Para Muridnya
Jalin Kolaborasi, Umat Budha Tri Dharma Siap Bersinergi dengan Pemkab Cianjur
Perubahan Cuaca dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Quinoa, Superfood Pengganti Nasi yang Kaya Manfaat
Mutiara Pagi: Doa Nelayan Tua (Bagian 1892)
Kembali ke Putih Abu: Reuni 34 Tahun Alumni SMANSA 1991 Cianjur, Merayakan Masa Lalu dan Menyulam Masa Depan
PPP Sebagai Alat Perjuangan Umat Islam, Menguatkan Kepemimpinan Kader di Cianjur
Mutiara Pagi: Jejak Para Bijak (Bagian 1893)