Kini, semua pihak menunggu transparansi dalam Musdes mendatang. Kasus di Cibeber ini menjadi cermin tantangan klasik pembangunan menyeimbangkan percepatan program dengan perlindungan terhadap pelaku ekonomi kecil.
Jika diselesaikan secara partisipatif, penataan ini bisa menjadi contoh tata kelola desa yang inklusif, namun jika buntu, ia berisiko meninggalkan luka sosial yang berkepanjangan.
Artikel Terkait
Haq Tour Travel Gandeng LMP Cianjur Kenalkan Inovasi Umrah 'Berangkat Dulu Bayar Belakangan'
BEM PTNU Se-Nusantara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kopri PC PMII Cianjur Kecam Keras Kekerasan terhadap Perempuan oleh ASN di Depan Istana Merdeka
Mutiara Pagi: Tiga Tiada Empatnya (Bagian 2166)
Geliat Industri Pangan, ARP Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar melalui Pelatihan Strategis
Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan
Dibuka Ajang Pencarian Bakat Teater Anak di Cianjur
Pentingnya Melatih Kepekaan Kebersihan Sejak Dini
Mutiara Pagi: Empat Tiada Limanya (Bagian 2167)
Harga Emas Antam di BSI Tembus Rp2,9 Juta per Gram pada Awal April 2026