JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 mencapai puncaknya di Alun-alun Cibeber, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (1/7/2026) malam.
Acara syukuran ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan perayaan yang diisi dengan beragam kompetisi fisik serta panggung hiburan rakyat. Ratusan masyarakat setempat memadati lokasi panggung utama guna menyaksikan penyerahan apresiasi bagi para pemenang lomba.
Otoritas kepolisian sektor setempat mengemas perayaan tahun ini dengan menitikberatkan pada keterlibatan aktif warga melalui turnamen bola voli antardesa serta ekshibisi pencak silat skala daerah.
Kapolsek Cibeber Kompol Tio menjelaskan bahwa pendekatan melalui ruang publik ini sengaja dipilih untuk mengimplementasikan esensi kehadiran korps kepolisian di tengah peradaban sosial.
Seluruh elemen pimpinan kecamatan, tokoh agama, hingga pemuda turut membaur dalam kemeriahan tersebut.
Kompol Tio memaparkan bahwa kompetisi voli diikuti oleh perwakilan dari belasan desa, sementara festival seni bela diri tradisional mampu menyedot animo ratusan pendekar dari puluhan perguruan lokal.
Sinergi emosional yang terbangun lewat jalur kebudayaan ini diharapkan dapat mempermudah tugas pengayoman aparat di lapangan.
"Polri hadir untuk melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat," tuturnya di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, institusi pengaman tingkat kecamatan ini juga membuktikan komitmennya dalam mengembangkan bakat pemuda lokal melalui pendampingan intensif cabang olahraga karate.
Program latihan berkala yang memanfaatkan fasilitas kantor kepolisian serta ruang terbuka hijau tersebut terbukti membuahkan hasil optimal.
Kerja keras para personel dalam menggembleng fisik remaja binaan sukses memanen prestasi gemilang pada kejuaraan nasional bertajuk Piala Wakil Menteri Pertahanan di Jakarta.
Kontingen bela diri asal tatar santri ini berhasil memboyong belasan medali, termasuk sepuluh podium utama. Capaian tersebut menjadi bukti konkret kontribusi kepolisian dalam mengarahkan energi pemuda ke jalur prestasi yang positif.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Berdamai dengan Kelebihan (Bagian 2257)
GMCM Pertanyakan Progres Proyek Jalan Cimaskara–Padasuka Senilai Rp12,6 Miliar
Santri Lintas Jenjang Ikuti Sanlat Liburan di Pondok Pesantren Mama Cipoek At-Tafsiri
Wahai Mentari Pagi!
Pelopor Komunikasi Islam di Cianjur, Prodi KPI STAINU Siapkan Lulusan Media Digital
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Cianjur, Momentum Perkuat Soliditas Lintas Sektoral
Lewat Kerja Nyata Hari Bhayangkara, Polres Cianjur Tekad Rebut Kepercayaan Publik
Membaca Arah Bangsa, Mengapa Literasi Politik Kini Menjadi Kebutuhan Strategis Kaum Santri
Dari Seragam ke Hati: Saat Polisi Menjadi Pelindung Warga
Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)