Makan Malam dan Dampaknya Bagi Kesehatan

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Rabu, 1 April 2026 | 21:13 WIB
Ikan Arsik Sumatera Utara, Menu Tradisional dengan Bumbu Kuning yang Cocok untuk Makan Malam Hangat (RRI)
Ikan Arsik Sumatera Utara, Menu Tradisional dengan Bumbu Kuning yang Cocok untuk Makan Malam Hangat (RRI)

JOURNALNUSANTARA.COM - Makan malam sering kali dianggap sebagai pemicu kenaikan berat badan. Padahal, makan malam tetap sehat dan dibutuhkan tubuh untuk proses pemulihan energi serta regenerasi sel saat kita tidur.

Masalah kesehatan biasanya muncul bukan karena waktu makannya, melainkan karena jenis makanan yang dipilih. Mengonsumsi makanan tinggi lemak atau gula secara berlebihan di malam hari memang dapat membebani sistem pencernaan.

Waktu makan juga memegang peranan penting. Idealnya, berikan jeda sekitar dua hingga tiga jam antara waktu makan dan waktu tidur agar tubuh memiliki kesempatan untuk mencerna nutrisi dengan sempurna.

Menu yang disarankan adalah kombinasi protein tanpa lemak, sayuran, dan karbohidrat kompleks. Porsi yang moderat akan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil tanpa membuat perut terasa begah atau sesak.

Menghindari makan malam secara ekstrem justru bisa memicu rasa lapar hebat di pagi hari atau gangguan tidur. Tubuh yang kelaparan cenderung sulit untuk beristirahat dengan tenang karena sinyal lapar dari otak.

Jika dilakukan dengan penuh kesadaran dan nutrisi yang tepat, makan malam menjadi bagian penting dari pola hidup sehat.

Kuncinya adalah mendengarkan sinyal kenyang tubuh dan memilih makanan yang mendukung metabolisme saat beristirahat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB
X