Harry Sebagai Mantan Tentara Amerika Yang Mengalami Pergulatan Fisik dan Spiritual Mendapat Dana Pensiun Spesial Dari Kesatuannya

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Minggu, 10 Desember 2023 | 18:20 WIB
Jacob Ereste bersama Harry mantan tentara USA (Abdul Qodir Majid)
Jacob Ereste bersama Harry mantan tentara USA (Abdul Qodir Majid)

Oleh : Jacob Ereste

Harry, mantan Tentara Angkatan Darat Amerika Serikat yang mengalami pergulatan fisik dan spiritual di Medan pertempuran sekitar wilayah Timur Tengah, sejak empat tahun silam akhirnya mendapat pensiun dini berikrar untuk menekuni dan mendalami tuntunan serta ajaran Islam yang kaffah.

Bom yang meledak dan mencederai pinggang belakan hingga menembus perutnya itu, dia ceritakan dengan ekspresi yang dramatis ketika bercengkrama santai di Markas Aspirasi Emak-emak Indonesia, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamus, 7 Desember 2023.

Baca Juga: Bersatu dan Bersama Menuju Perubahan Yang Lebih Baik dan Lebih Beradab Untuk Masa Depan

Bom yang meledak itu membuat dirinya cacat permanen hingga layak mendapat prioritas pensiun dini dari kesatuannya.

Sebagai pensiunan prajurit rendahan dari ketentaraan Amerika Serikat, Harry memilih untuk menikmati usia pensiunannya hidup di Indonesia sejak empat tahun dalam dan sesekali pulang ke kampung halamannya untuk sekedar menambah penghasilan dengan bekerja sebagai supir truk.

Tapi kerena kemudian diketahui dirinya telah cacat sehingga sulit bekerja terus menerus lebih dari beberapa jam lamanya, maka dirinya dipecat dari perusaan truk pengangkut barang tersebut.

Atas dasar itulah Harry kembali mendatangi kesatuan militer tempatnya dulu betugas, sehingga klaimnya atas penolakan pihak perusahaan truk itu mendapat kompensasi pengganti dari kesatuan militer tempatnya bergabung dahulu berupa kelipatan dana pensiun yang diterimanya setiap bulan.

Baca Juga: Kang Oden Direktur Bengkel Klinik Hukum, Semua Manusia Sama Dimata Hukum

Secara rinci kisah pergulatan fisik dan batinnya sehingga dia sangat tekun dan taat mengikuti tuntunan dan ajaran Islam, akan dia tuturkan pada kesempatan berikutnya, termasuk alasan dan pandangan sebagai mantan tentara Amerika yang demikian gigih membela rakyat Palestina.

Karena semua kebohongan dan kecurangan doktrin ketentaraan yang dia terima semasa digotlok di kesatuan militernya dulu sangat banyak yang tidak sesuai dengan fakta yang temukan dan dia hadapi langsung di lapangan.

Kisah hidup Harry sungguh memberi inspirasi dan perspektif yang menarik, bukan saja sebagai tentara yang mendapat tunjangan pensiun ganda, tapi juga kesaksiannya tentang kegaduhan di Timur Tengah yang dominan dikendalikan oleh Inggris dan Amerika.

Baca Juga: Penyebab Badan Lemas Setelah Konsumsi Makanan

Dari pengalaman langsung pertempuran dan pergolakan fisik dan spiritual di Timur Tengah, Harry kini menjadi pendukung berat rakyat Palestina yang gigih membela hak dan kemerdekaan tanah airnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB
X