Abhinaya Karya 2025 mengalami peningkatan jumlah pengunjung dengan rata-rata mencapai 1.000 dibanding tahun lalu yang kisaran 300 sampai 400 pengunjung, ungkap Bagus.
Hasil observasinya, Dian menjelaskan peradaban pasar, mulai dari koleksi perkakas sehari-hari, mekanisme jual-beli, jenis-jenis mata uang, identitas lokal yang berkembang, alat pembayaran modern, berbagai macam investasi, cara pengelolaan keuangan, hingga jejak ekonomi dan simulasi perdagangan yang interaktif.
Harapannya Abhinaya kembali hadir dengan tema yang lebih menarik, banyak koleksi dengan instalasi interaktif, serta menjadi ladang pembelajaran dan observasi para mahasiswa kedepannya. ***
Artikel Terkait
RT dan RW Bukan Sekadar Administrasi, Perlu Diberdayakan Nyata
Lomba RT-RW, Ajang Seru untuk Eratkan Warga Segala Usia
BEM PTNU Soroti Anggaran Negara: Efisiensi yang Malah Tidak Efisien
Mahasiswa 'Aisyiyah Yogyakarta Bersihkan dan Hijaukan Kembali Pantai Baros
Jaringan Intelektual Muda Cianjur Gelar Safari dan Santunan Yatim Dhuafa
Mutiara Pagi: Masih Banyak Pintu (Bagian 1900)
Paradoks Pesta Raya Dangdut di Cianjur
Bank BSI KCP Cianjur dan Klinik Harapan Sehat Gelar CFD Peduli Berupa Santunan Yatim dan Pengobatan Gratis
Mutiara Pagi: Tuhan Tak Pernah Ingkar (Bagian 1901)
Dampak Perubahan Cuaca Terhadap Kehidupan Sehari-hari