YOGYAKARTA-Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta melakukan observasi lapangan terhadap perkembangan pasar dari masa ke masa di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta, Minggu (6/7/2025).
Pameran bertema Pasar: A Glimpse into the Past, Looking Forward to the Future merefleksi perjalanan pasar sekilas dari masa lalu, hingga masa depan. Pameran ini merupakan agenda tahunan dan telah berlangsung sejak 3 Juni hingga 13 Juli 2025.
Tujuan observasi lapangan ini adalah mengetahui jejak pasar yang mulai hilang karena perkembangan digital yang dinamis. Selain itu sebagai anak rantau mengetahui budaya merupakan cara healing terbaik di tengah kesibukan kuliah. Berbagai koleksi ditampilkan dengan kreatif, seni yang bernilai berat dibungkus dengan ringan.
Baca Juga: Dampak Perubahan Cuaca Terhadap Kehidupan Sehari-hari
Pengalaman pertama mengunjungi pameran ini dibersamai oleh salah satu Galeri Siter bernama Bagus. Ia menyampaikan tahun ini pihak kuratorial tidak banyak menyediakan koleksi interaktif, berbeda dengan Abhinaya bertema ‘Bunyi dan Suara’ serta Amex tahun lalu yang menyediakan instalasi interaktif. Kerjasama Abhinaya dan IDX Mobile menjadi pembelajaran cara membaca trading dan saham yang cukup menarik tahun ini.
Pameran ini tidak hanya menjadi ajang menyebarkan budaya oleh pihak Museum Sonobudoyo, tetapi juga bagian dari pengetahuan yang wajib dikulik lebih dalam utamanya oleh mahasiswa dalam mengintegrasikan riset-riset ilmiahnya dengan observasi lapangan.
Mahasiswa Unisa Yogyakarta, Dian Astri menyebut pameran ini sebagai persepsi baru terhadap pasar yang menjadi kekhawatiran negara tentang pertumbuhan ekonomi.
Observasi ini sejatinya merupakan implementasi dari riset yang para akademika lalui yang mengaitkan antara perkembangan pasar dan upaya pemulihan ekonomi, tambahnya.
Abhinaya Karya merupakan pameran yang dilaksanakan satu tahun sekali dan menyediakan berbagai macam koleksi dengan instalasi yang menakjubkan. Tahun ini terdapat sembilan ruang yang dapat dinikmati pengunjung.
Baca Juga: Mutiara Pagi: Tuhan Tak Pernah Ingkar (Bagian 1901)
Spot koleksi yang sangat menarik perhatian adalah ruang yang menampilkan ilustrasi ayam berwarna pink dan hitam, menjelaskan pentingnya pengelolaan dan alokasi keuangan yang tepat.
Koleksi bijak dalam menggunakan uang di Pameran Abhinaya Karya 2025, Minggu (6/7 - 2025).
Artikel Terkait
RT dan RW Bukan Sekadar Administrasi, Perlu Diberdayakan Nyata
Lomba RT-RW, Ajang Seru untuk Eratkan Warga Segala Usia
BEM PTNU Soroti Anggaran Negara: Efisiensi yang Malah Tidak Efisien
Mahasiswa 'Aisyiyah Yogyakarta Bersihkan dan Hijaukan Kembali Pantai Baros
Jaringan Intelektual Muda Cianjur Gelar Safari dan Santunan Yatim Dhuafa
Mutiara Pagi: Masih Banyak Pintu (Bagian 1900)
Paradoks Pesta Raya Dangdut di Cianjur
Bank BSI KCP Cianjur dan Klinik Harapan Sehat Gelar CFD Peduli Berupa Santunan Yatim dan Pengobatan Gratis
Mutiara Pagi: Tuhan Tak Pernah Ingkar (Bagian 1901)
Dampak Perubahan Cuaca Terhadap Kehidupan Sehari-hari