Perlu diketahui, jumlah penduduk Papua hanya sekitar 5,78 juta jiwa yang kini tersebar di 6 provinsi. Sayangnya, dana besar ini lebih banyak dinikmati oleh elite daerah gubernur, bupati, dan kroninya untuk berfoya-foya di Jakarta, menyawer LC, memelihara model, hingga berjudi ke luar negeri.
Papua dalam Cengkeraman Kepentingan
Papua, sejatinya, telah lama berada dalam cengkeraman kepentingan asing. Siapa pun yang mencoba menggali kekayaan Papua tanpa izin atau keterlibatan Amerika, akan segera menghadapi tekanan dari LSM, NGO, dan media internasional yang berpihak.
Ketika lingkungan rusak, mereka bersuara lantang, menyalahkan pemerintah pusat. Tapi saat rakyat Papua ditindas oleh kepentingan asing selama puluhan tahun, mereka bungkam.
Artikel Terkait
Tafakur dan Tasyakur di Hari Raya Iduladha 1446 H: Menyembelih Nafsu, Merawat Syukur
Pertemuan Bersahaja dengan Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi
Mutiara Pagi: Banyak Mengeluh (Bagian 1865)
Mutiara Pagi: Dua Cahaya (Bagian 1866)
Menjadi Ibrahim di Abad 21: Menghidupkan Kembali Pesan Profetik Idul Adha
Berapa Jumlah Nabi dan Rasul yang Diutus ke Dunia?
Mutiara Pagi: Dari Titik Kecil (Bagian 1867)
Kecam Kekerasan terhadap Perempuan, Mahasiswa Tuntut Keadilan dan Perlindungan
FEBI UIN SGD Bandung Resmi Buka Prodi D-4 Manajemen Industri Halal, Siap Cetak Profesional Unggul
Tanah Airku