JournalNusantara.com - Kasus pembunuhan Vina dan Ekky Cirebon kian hari kian misterius. Pasalnya, masih banyak teka-teki yang masih misteri dan menyisakan tanya.
Pengacara Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, Niko Kilykily mengungkap kondisi kliennya di tahanan dalam keadaan tertekan. Dia bahkan sering menangis setiap malam.
Menurut Niko, kondisi Pegi semakin memprihatinkan karena mendengar ada isu dirinya akan dipindahkan lokasi penahanannya ke Nusakambangan, Cilacap.
"Ada isu-isu bahwa dia mau dipindah ke Nusakambangan, jadi ini masih isu, itu yang saya dengar langsung dari keluarga Pegi," kata Niko di Jakarta Barat, Sabtu (1/6).
Niko tak setuju jika Pegi dipindahkan ke Nusakambangan. Terlebih kuasa hukum menilai Pegi tidak bersalah. Dia hanya korban salah tangkap.
Baca Juga: Innalillahi...Empat Calon Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci, Syurga Untukmu !
"Saya pikir kalau sampai ke Nusakambangan aduh ini kasihan orang yang kita merasa kami sebagai kuasa hukum dia tidak bersalah hanya anak seorang kuli bangunan dibuat seperti ini kan sangat ironis," jelasnya.
Sebelumnya, DPO Pegi Setiawan alias Perong alias Robi resmi menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon. Hal itu diungkap usai Polda Jawa Barat melakukan konferensi pers usai menangkap Pegi beberapa waktu lalu di kawasan Bandung.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, Pegi ditetapkan sebagai tersangka usai pihaknya melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti dari yang bersangkutan.
Ia menyebut bahwa Pegi terbukti melanggar pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan pasal 81 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
"Dengan ancaman pidana mati seumur hidup dan paling lama 20 tahun," tegas Jules kepada wartawan dalam konferensi pers, Minggu (26/5).
Sumber: JawaPos/ Sabik Aji Taufan
Artikel Terkait
Para Dosen Universitas Toronto Kanada Totalitas Dukung Palestina, Meski Polisi Mengancam
Pancasila Kata Kerja
Bobotoh Rusak Mobil Plat B Saat Rayakan Kemenangan PERSIB Vs MU, Warganet: Suporter Tolol !
Bonek Surabaya Lempari Suporter Persib di Stasiun Pasar Turi, Warganet: Bonek Labil Tak Paham Sejarah
Bahaya Sepeda Listrik Tiga Anak Bersimbah Darah Di Jalanan, Warganet: Orangtua Tolol Belikan Begituan !
Lucu...Bupati Halmahera Utara Kejar Rakyatnya dengan Parang, Warganet: Makanya Cari Bupati yang Taat Hukum !
Periksa Emas Anda 109 Ton Emas Bodong di PT Antam, Pejabatnya Korupsi Sejak 2010-2021
Sadis...Oknum Polisi Berpakian Dinas di Ambon Perkosa Bocah Kelas 4 SD
Perpindahan Ibu Kota Negara Jakarta ke IKN Kaltim Dimulai Pertengahan 2024, Pejabat Bersiap ?
Innalillahi...Empat Calon Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci, Syurga Untukmu !