JournalNusantara.com - Dukungan dari kalangan akademisi untuk pembebasan Palestina terus menggema di Kampus-kampus Kanada, satua diantaranya adalah dari kalangan akademisi Universitas Toronto.
Hal ini seperti yang diposting oleh akun @cordova_media melalui narasinya sebagai berikut, "Jika Anda memutuskan untuk bergerak melawan para mahasiswa, maka Anda harus langkahi kami terlebih dahulu!"
Ini adalah momen ketika para dosen Universitas Toronto, Kanada mendeklarasikan bahwa mereka akan pasang badan melindungi mahasiswa mereka yang melakukan aksi dukungan untuk Palestina setelah ada ancaman dari pihak kampus dan polisi untuk mengusir mereka.
Sebelumnya Federasi Buruh Ontario [OFL] juga mengeluarkan pernyataan dukungan dan menyatakan jika pihak kampus dan polisi melawan mahasiswa pro-Palestina, maka mereka "harus melangkahi para buruh terlebih dahulu." tulisnya.
Beragam komentarpun segera mewarnai kolom komentar akun pengunggah, diantaranya akun
@sin2023chan: "beda banget sama indo ya, para guru besar sdh membulatkan tekad menolak status quo, mhs/inya malah ngetawain dan ngeledekin dosennya sendiri dan dukung keberlanjutan......dan akhirnya sempat terkaing-kaing histeris krn UKT. Begitu ada kejanggalan putusan MA, ngetawain lagi..." cuitnya, Lanjut dengan komentar akun @Angga82091480: "
Takbir, ALLOHU AKBAR!!! Diplomasi dan diplomasi tidak menghentikan pembantaian, harusnya bagaimana yak?" tulisnya dengan nada penuh tanya. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Melihat Indahnya Situ Lembang, Lokasi Pelatihan dan Pendidikan Kopasus TNI
Ancaman Itu Semakin Nyata!
Karbol AAU Sambangi Lanud RSN, Saksikan Kecanggihan Beragam Senjata
Polres Cianjur Gagalkan Peredaran Ribuan Obat Keras Siap Edar
Dukung Inovasi Teknologi, Jasa Marga Hadiri Forum Internasional
Syarifah Salma Tutup Usia, Tokoh Agama Jawa Barat Melayat ke Kediaman Habib Luthfi
Semarak, Lomba Menembak Danjen Kopassus Shooting Championship 2024
Jalan Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar Diresmikan, Sambungkan Riau dan Sumatera Barat
Plh Kadisdik Jabar Tinjau Persiapan PPDB 2024
KA Pasundan Dilempar Batu oleh OTK, Pelaku Terancam Pidana Penjara hingga Seumur Hidup