JournalNusantara.com - Kejahatan dan kenakalan oknum Pejabat di Republik ini sudah mencapai klimaknya. Praktek KKN sebagai sesuatu yang amoral sudah dianggap lumrah dan biasa saja. Pasalnya, banyak para penjahat koruptor yang ketika digelandang oleh APH masih sempat-sempaytnya dadah-dadah sambil melemparkan senyum ke hadapan awak media.
Pun demikian dengan yang terjadi dijajaran pejabat PT. ANTAM sebagai salahsatu perusahaan tambang milik BUMN ini. Berdasarkan postingan akun @detikcom diketahui telah terjadi pemalsuan emas (Sertifikat Emas) oleh Pejabat Antam.
"Periksa Emas Anda, Ada 109 Ton Emas Bodong! Total emas 'palsu' Antam ini jumlahnya mencapai 109 ton dengan berbagai ukuran. Jadi harus hati-hati ya detikers saat membeli emas Antam, jangan tertipu oleh emas abal-abal." tulis akun tersebut.
Beragam komentarpun segera mengerubungi akun pengunggah, diantaranya akun @Patrickfedrian: "Ini kasus emas 109 TON kok kayaknya digiring buat end user yang harus hati2 dan was was karena emas palsunya ya, harusnya end user aman aja, ketemu yang palsu tinggal ditukar ke penerbitnya si Antam, kan sertifikat dll semua dari antam. Antam nanti yang urusan sama pihak yang nipu itu, kan gini baru bener." ungkapnya.
Selanjutnya akun @KusumaErlyana: "Yg jd pertanyaan sekian th bru kebongkar, org bego mnaaaa yg ga kompeten tp kerja di sono. Sekantor pd kaga tau semua?! Sekian th anjirlah. Brrti yg kudu diperiksa inimah aturan sekantor pda sekongkolan smua. Bs2nya rapih berth2 klo ga gerakan kolektif ga mungkin." ketusnya. Berlanjut kepada komentar akun @faubudset: "Analoginya kaya anda ambil borongan sepatu di china, lalu di sini anda tempel merk adidas. Ambil satuan dr china 20rb lalu anda jual dg stempel adidas 500rb. Selisih 500rb dg 20rb itu brp itulah yg mereka tersangka ambil." terangnya.
Hal senada juga dikemukakan oleh akun @rizahariati: "Kalian kejar itu para penadah emas palsu di berbagai toko2 emas. Para kaki tangan yg sebenarnya. Karena mereka punya alat pengetes emas. Kalo ad SERATUS ENAM TON dan ga ada satupun yg bersuara dan hanya ditampilkan beberapa orang berhijab untuk dijadikan kambinh hitam. LAKNATULLAH." sesalnya. Selanjutnya komentar akun @s_arifin: "Emas tetap asli. Cuma ilegal, bukan milik Antam tapi di sertifikasi Antam sebanyak 109 ton. Coba untungnya berapa tu biawak² yg harus akan dunia??? Nanti siapa tau bakal rilis dari Antam list nomer sertifikat yg bukan emas Antam, terus dikasih kompensasi." pungkasnya. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Semarak, Lomba Menembak Danjen Kopassus Shooting Championship 2024
Jalan Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar Diresmikan, Sambungkan Riau dan Sumatera Barat
Plh Kadisdik Jabar Tinjau Persiapan PPDB 2024
KA Pasundan Dilempar Batu oleh OTK, Pelaku Terancam Pidana Penjara hingga Seumur Hidup
Para Dosen Universitas Toronto Kanada Totalitas Dukung Palestina, Meski Polisi Mengancam
Pancasila Kata Kerja
Bobotoh Rusak Mobil Plat B Saat Rayakan Kemenangan PERSIB Vs MU, Warganet: Suporter Tolol !
Bonek Surabaya Lempari Suporter Persib di Stasiun Pasar Turi, Warganet: Bonek Labil Tak Paham Sejarah
Bahaya Sepeda Listrik Tiga Anak Bersimbah Darah Di Jalanan, Warganet: Orangtua Tolol Belikan Begituan !
Lucu...Bupati Halmahera Utara Kejar Rakyatnya dengan Parang, Warganet: Makanya Cari Bupati yang Taat Hukum !