JournalNusantara.com - Kasih sayang orangtua terhadap anak-anaknya bukan berarti semua keinginan akan lantas dipenuhi tanpa berfikir manfaat dan madharatnya. Pun demikian dengan yang terjadi baru-baru ini, dimana tiga orang anak tergelatk berlumuran darah karena mengalami kecelkaan saat mengendarai sepeda listrik.
Orangtua yang bijaksana akan senantiasa mempeetimbangkan apa yang dibutuhkan anak dan apa yang diinginkan anaknya. Kebutuhan harus lebih diutamakan dan bukan keinginan yang akan mencelakai anak tersebut.
Hal ini seperti video yang diunggah oleh akun @folkshittmedia dengan narasi "SEPEDA LISTRIK KOK MAKIN MERESAHKAN. Tga bocah tergelatk taksadarkan diri karena ugal-ugalan naik sepeda listrik." tulisnya.
Baragam komengtarpun bermunculan di kolom akun pemosting, diantaranya akun @Selfiaelma43: "Orangtua bijak tidak akan membelikan sepeda listrik untuk anaknya main di jalan raya meskipun banyak uang, apalagi anak yg belum tahu jalur. orang tua
TOLOL adalah orangtua yg membiarkan anaknya ganggu lalu lintas orang. "Namanya juga anak-anak." ketusnya. Lantas akun @Rihais7: "Woi sepeda listrik itu sgt amat meresahkan anjrt, gw kmrn hampir aj nabrak bocah krn tiba² aj dia muncul ke jln, kek ngegas sendiri, adek yg bwa sepeda listri itu jg kaget... Sgt amat membahayakan dn meresahkan, gw harap para ortu jgn nyuruh anak dibwh umur make itu deh." tuturnya.
Hal senada juga dikemukakan oleh akun @agungsyawal1: "Dicina Rata rata yang Makai sepeda listrik hanya untuk remaja SMP, SMA, dan orang tua siswa untuk antar jemput anak. Bukan anak SD. Kalau gue sih mendingan beliin sepeda aja." tulisnya, lanyas akun @defurizaru: "Sepeda listriknya ga salah, cuma salahnya itu kenapa anak kecil dikasih trus dibiarkan mengendarai sepeda listrik. Sepeda listrik itukan sebenernya sama kayak motor biasa secara kecepatannya sm akselerasinya sangat spontan daripada motor bensin. Yang berarti itu juga bahaya." paparnya. Berikutnya komentar akun @defurizaru: "Sepeda listriknya ga salah, cuma salahnya itu kenapa anak kecil dikasih trus dibiarkan mengendarai sepeda listrik. Sepeda listrik itukan sebenernya sama kayak motor biasa secara kecepatannya sm akselerasinya sangat spontan daripada motor bensin. Yang berarti itu juga bahaya.: jelasnya.
Masih dengan nada yang sama dikemukakan oleh akun @penang_aos: "Jgnkan speda listrik, mtor ja kdang diksih ortu ke ank yg blum ckup umur dgn alsan buat kemudhan ank2x ke skolah dll. Pdhl efeknya itu sdh sgt fatal bhkan bsa kta tmukan di jl raya sja tuh byk ank2x yg msih SMA, SMP, Bahkan da yg msih SD kesliuran kmna2x." jelasnya. Juga komentar akun
@kopi_latte_Kai: "Fakta sih klo anak naik speda listrik tuh ugal²an, aku yg liat sndiri hampir semua anak yg main sepeda listrik kecepatan 60 km an pdhl itu dijalan kampung, smpe aku kaget lohh aku yg naik motor klo dijalan kampung aja ga nyampe 20 km krna ngindarin bnyk anak dan jalan smpit." pungkasnya. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Dukung Inovasi Teknologi, Jasa Marga Hadiri Forum Internasional
Syarifah Salma Tutup Usia, Tokoh Agama Jawa Barat Melayat ke Kediaman Habib Luthfi
Semarak, Lomba Menembak Danjen Kopassus Shooting Championship 2024
Jalan Tol Bangkinang-XIII Koto Kampar Diresmikan, Sambungkan Riau dan Sumatera Barat
Plh Kadisdik Jabar Tinjau Persiapan PPDB 2024
KA Pasundan Dilempar Batu oleh OTK, Pelaku Terancam Pidana Penjara hingga Seumur Hidup
Para Dosen Universitas Toronto Kanada Totalitas Dukung Palestina, Meski Polisi Mengancam
Pancasila Kata Kerja
Bobotoh Rusak Mobil Plat B Saat Rayakan Kemenangan PERSIB Vs MU, Warganet: Suporter Tolol !
Bonek Surabaya Lempari Suporter Persib di Stasiun Pasar Turi, Warganet: Bonek Labil Tak Paham Sejarah