Farrel Pemuda Berprestasi Diremehkan di Indonesia, Diapreasi di Google Amerika

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Sabtu, 11 Mei 2024 | 13:16 WIB
AI kian berkembang namun dengan kondisi terburuk atau baik ( AI Uncovered)
AI kian berkembang namun dengan kondisi terburuk atau baik ( AI Uncovered)

JournalNusantara.com - Ada banyak anak bangsa yang memiliki talenta dan potensi hebat di negeri ini namun alfa dari apresiasi negara. Satu diantaranya adalah Cristhoper Farrel seorang pemuda berusia 24 tahun kelahiran jakarta yang karyanya ditolak di Indonesia namun pada tahun 2017 ia malah di rekrut oleh Markas Google di California Amerika. Ia melakukan pencapaian pada masa SMA dengan penemuannya AI untuk kompresi data.

Hal ini terungkap dari postingan di linimasa Twitter yang diunggah oleh akun @ER_Freadrich199 dengan narasi "Ketidakadilan adalah ???????????????? dari semua kejahatan."- (Ludwig Feuerbach) Pernyataan Ludwig Feuerbach,menggambarkan ksadaran dn keprihatinan yg mendalam trhadap kondisi sosial dan kemanusiaan.Dlm konteks masyarakat yg dipenuhi Dg berbagai bentuk ketidaksetaraan dan ketidakadilan." tulisnya menyesalkan. 

Beragam komentarpun bermunculan di kolom komentar akun pengunggah, diantaranya cuitan  RIDWAN dengan nama akun @ridwanayahara: "Seakan tidak ada wadah untuk anak negri yang hebat.. semoga kedepan nya negara ini punya wadah untuk generasi jenius." tulisnya. Lantas komentarf akun @ER_Freadrich199: "Sudah berjibun,bahkan kasus penolakan intelektual,hampir di setiap kota di indonesia. Saya tidak mengablod semuanya. Pernah bpk proklamator Sukarno bilang dlm pidatonya; Beri saya 10 pemuda maka...Seandainya dia menemuka rumus "cara korupsi" yang baik tentu di terima kerja di sini." tuturny lagi.

Lanjut komentar pada akun @Maulana90458814: "Ini Salah satu kasus penolakan karya anak bangsa dari sekian banyak kasus Lainnya ..." tegasnya. kemudian cuitan dari akun Rahayu dengan nama akun @Rahayu60336018: "Banyak org pinter di Indonesia, punya karya tp tdk dihargai dinegri sendiri." celotehnya, lantas AIGON melalui akunnya @SAIGONlite: "Ketidakadilan dan korupsi tepatnya." pungkasnya. ***

Sumber: Twitter

Artikel Selanjutnya

Mengapa Ulama Disalahkan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X