JournalNusantara.com - Pelaporan polisi Rektor Universitas Riau (UNRI) terkait dengan protes mahasiswa atas mahalnya UKT, menuai polemik dan menjadi sorotan publik kini. Terlebih warganet yang menyesalkan apa yang dilakukan oleh Rektor UNRI tersebut.
Linimasa Twitter melalui akun @Heraloebss menjadikan kasus ini viral dan menyita atensi warganet pastinya. Pro dan kontrapun nampak di kolom komentar akun pengunggah.
Narasi dari postingan akun tersebut adalah sebagai berikut "Kampus sebagai Miniatur Bernegara harusnya menjunjung tinggi nilai-nilai Berdemokrasi Mahasiswa sebagai Sosial Control harusnya diberi ruang kebebasan berpendapat agar kelak bisa menjadi Warga negara yang mampu membela masyarakat Secara Harfiah Broker = perantara (Antara Mahasiswa dengan Kampus) Diksi Broker Sudah Sesuai dengan tugas seorang Rektor , menjadi Perantara Mahasiswa dng kampus ketika ada yg hal harus dikoordinasikan atau permasalahan, baik urusan akademik, kemahasiswaan maupun keuangan Jangan didik mahasiswamu menjadi seorang Pengecut!." tulisnya.
Ragam komentar turut mewarnai akun ini, diantaranya komentar dari GuyubRukunKini&Nanti(Klepon) melalui nama akun @kipyiksamgong: "Yth. Presiden RI
@jokowi MOHON BERSIHKAN SEGALA MACAM BENTUK KORUPSI DAN PREMANISME DI DUNIA PENDIDIKAN. MASA MAU HANCUR SEMUA SENDI KEHIDUPAN DI NKRI GEGARA KORUPS&PREMANISME. @prabowo @gibran_tweet KALIAN BISA MEMBAWA NKRI KEKEJAYAAN KLO BERANI MEMBERSIHKAN KORUPSI&PREMANISME. Pasti ada yg tidak beres di kampus tersebut? Apakah sekarang kampus sudah seperti BUMN ya harus cari uang sendiri untuk gaji dosen dll.??? Atau gimana??? Harusnya @KPK_RI, @KejaksaanRI, @DivHumas_Polri
curiga dong dengan kasus seperti ini, pasti ada yg tidak beres." tulisnya tegas.
curiga dong dengan kasus seperti ini, pasti ada yg tidak beres." tulisnya tegas.
Selanjutnya komentar akun @Ranggaaci: "Harusnya mengedepankan dialog, jangan pasung dan ajari mahasiswa utk menjadi bebek dan seorang pengecut !" ketusnya.
Masih menimpali dengan nada yang sama muncul dari akun @hendraP32056005: "#PrabowoSubianto #sandiuno #jokowidodo pakah ini wajar jika ada rektor yg melaporkan& mengkasuskan kritikan, lalu apa gunanya demokrasi!?." celotehnya, dan cuitan dari Semut Hitam melalui akun @semuthitam009: "ibu tak pantas jadi rektor .....feodal dan takut perbedaan....#gantirektor." pungkasnya. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Ini Dia ASI Berbentuk Bubuk Layaknya Susu Sapi, Bolehkah ?
Ibu Tiri Tega Racuni Anak Tiri Pakai Racun Tikus, Hampir Saja Ajal !
Sinergitas TNI Polri Beserta Instansi Terkait Membangkitkan Semangat Gotong Royong
Tubuh Hancur Masuk Gilingan Perontok Jagung, Pria Asal NTT Tewas !
Mantan Suami Nekad Bakar Rumah dan Mobil Mantan Isteri, Mau Rujuk Ditolak !
Rektor UNRI Laporkan Mahasiswanya Karena Kritik Dana UKT, Kok Bisa ?
Mengapa Ulama Disalahkan?
Miris...Paksa Bubarkan Ibadah dan Keroyok Jemaat, 4 Orang Ditangkap Polres Tangsel
Klinik Kecantikan Richard Lee Dibobol Maling, Pelaku: Atas Izin Pemilik Demi Konten
Oknum Polisi Aniyaya Pelajar Perempuan Hingga Hidung Retak, Warganet: Otakmu Broken !