Langkah Sahrul ini mendapat dukungan luas dari sivitas akademika, organisasi kemahasiswaan, dan komunitas pondok pesantren. Ia diharapkan mampu membawa angin segar serta membangun jembatan kolaborasi antara pemuda, budaya, dan nilai-nilai keislaman.
"Besar harapan saya agar ajang ini menjadi jalan dakwah kultural dan juga ruang dialog bagi pemuda-pemudi Cianjur untuk tumbuh dalam keberagaman, semangat juang, dan cinta tanah air," tutupnya penuh harap.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Nyanyian Penjaga Kebun (Bagian 1919)
Plot Twist Menjelang Hari Kemerdekaan?
Revisi KUHAP Harus Komprehensif (Bagian 2)
Mutiara Pagi: Penyebab Sejati (Bagian 1920)
Untung Rugi Politik PDIP Bergabung Dalam Pemerintahan Prabowo
Beli Rumah Negara Ikut Pesta, Catatan Kecil Tentang Pajak yang Tak Pernah Kecil
Waspada Kolesterol, Si Pembunuh Diam-Diam dari Dalam Tubuh
Mengenal Gagap, Gangguan Bicara yang Sering Dianggap Sepele
Lepas dari Rendah Diri, Mulai Percaya Diri dengan Melihat Nilai Diri Sendiri
Penguatan Keluarga Sakinah, Upaya Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Ciptakan Harmonis Berumahtangga