Journalnusantara.com, Cianjur – Semangat intelektual muda untuk tampil dan berkontribusi dalam pelestarian budaya serta pembangunan daerah kembali menguat.
Kali ini datang dari Sahrul Ramadhan, Wakil Presiden Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur, yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai peserta dalam ajang Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Cianjur 2025.
Keberanian Sahrul tampil dalam ajang bergengsi tersebut menjadi inspirasi bagi kalangan mahasiswa dan generasi muda, khususnya dari lingkungan kampus Islam.
Dengan latar belakang aktivis mahasiswa, pegiat dakwah, serta duta kampus, Sahrul ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Sunda dan intelektualitas Islam dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter pemuda Cianjur yang unggul.
"Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa, khususnya dari kampus keislaman, juga mampu tampil di ruang publik yang mengedepankan budaya dan intelektual. Mojang Jajaka bukan hanya tentang penampilan, tapi tentang gagasan, keberanian, dan kecintaan pada daerah," ujar Sahrul saat ditemui usai pendaftaran, Jumat (1/8/2025).
Sahrul Ramadhan merupakan mahasiswa aktif di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary Cianjur. Ia adalah anak bungsu dari dua bersaudara dan berdomisili di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.
Selain kesibukannya di kampus, ia juga dikenal sebagai pribadi yang aktif di berbagai bidang organisasi dan sosial keagamaan.
Di antaranya, Sahrul tercatat sebagai pengurus santri di Pondok Pesantren Unggulan Salasabila Zainia, Cidaun. Dalam lingkup kampus, ia terlibat aktif dalam berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), seperti:
Maska CS (Masyarakat Kampus Al Azhary Cinta Seni), Gerakan Pramuka STAI Al-Azhary Cianjur, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (Hima PAI), serta menjabat sebagai Wakil Presiden Presiden Mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Al-Azhary Cianjur.
Tak hanya itu, Sahrul juga berhasil menyandang gelar Duta Kampus STAI Al-Azhary Cianjur Tahun 2025 dan terpilih sebagai Role Model Kampus Tahun 2024, menjadikannya figur yang tak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga aktif dalam keteladanan dan kepemimpinan.
Ajang Mojang Jajaka Kabupaten Cianjur sendiri merupakan seleksi figur muda yang berperan sebagai duta budaya, pariwisata, dan pemuda.
Dalam pendaftaran tahun ini, Moka Cianjur mengusung semangat Pemuda Adaptif, Cerdas Budaya, dan Siap Berkarya, nilai-nilai yang sejalan dengan visi Sahrul dalam membumikan Islam rahmatan lil ‘alamin yang berpadu dengan kearifan lokal.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Nyanyian Penjaga Kebun (Bagian 1919)
Plot Twist Menjelang Hari Kemerdekaan?
Revisi KUHAP Harus Komprehensif (Bagian 2)
Mutiara Pagi: Penyebab Sejati (Bagian 1920)
Untung Rugi Politik PDIP Bergabung Dalam Pemerintahan Prabowo
Beli Rumah Negara Ikut Pesta, Catatan Kecil Tentang Pajak yang Tak Pernah Kecil
Waspada Kolesterol, Si Pembunuh Diam-Diam dari Dalam Tubuh
Mengenal Gagap, Gangguan Bicara yang Sering Dianggap Sepele
Lepas dari Rendah Diri, Mulai Percaya Diri dengan Melihat Nilai Diri Sendiri
Penguatan Keluarga Sakinah, Upaya Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Ciptakan Harmonis Berumahtangga