Bidik Juara PORSADIN Jabar, P3DTPQ Cianjur Siapkan Strategi Pemetaan Santri

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Senin, 20 Juli 2026 | 12:06 WIB
Ketua Tim Teknis P3DTPQ Kabupaten Cianjur H. Muhammad Toha. (FOTO: Ist)
Ketua Tim Teknis P3DTPQ Kabupaten Cianjur H. Muhammad Toha. (FOTO: Ist)

 

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Tim Teknis Penyelenggara Pemberdayaan Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur'an (P3DTPQ) Kabupaten Cianjur menargetkan menjadi juara umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Provinsi Jawa Barat setelah sukses menggelar PORSADIN XII tingkat kabupaten.

Ketua Tim Teknis P3DTPQ Kabupaten Cianjur H. Muhammad Toha mengatakan seluruh potensi santri terbaik dari berbagai kecamatan akan dihimpun dan dipersiapkan secara matang guna menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

"Kalau berbicara strategi, maka target juara umum harus menjadi fokus bersama. Kita harus membaca peta kekuatan, menghitung jumlah cabang lomba, melihat potensi yang ada, dan mempersiapkan seluruh amunisi yang kita miliki," kata Toha saat memberikan sambutan pada penutupan PORSADIN XII Kabupaten Cianjur di SMKN 1 Pagelaran, Minggu 19 Juli 2026.

Menurut dia, persiapan menuju PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat tidak lagi berbicara tentang kekuatan masing-masing kecamatan, melainkan bagaimana seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Cianjur dapat disatukan menjadi kekuatan besar.

Ia menjelaskan setiap kecamatan memiliki santri-santri berprestasi yang dapat menjadi modal penting bagi Cianjur untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.

"Di sini kita sudah tidak berbicara lagi kecamatan, tetapi sudah berbicara tingkat kabupaten. Seluruh kekuatan akan kita himpun bersama. Insya Allah kita yakin bisa menjadi juara umum Provinsi Jawa Barat," katanya.

Selain fokus pada prestasi, P3DTPQ juga menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat identitas Kabupaten Cianjur sebagai Kota Santri atau Tatar Santri yang disegani.

Toha mengatakan mulai Agustus 2026 pihaknya akan menggerakkan seluruh jaringan koordinator kecamatan dan desa untuk melakukan pemetaan terhadap anak-anak usia SMP dan MTs guna mengetahui keterlibatan mereka dalam kegiatan mengaji dan pendidikan diniyah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam membangun generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

"Pasukan-pasukan kita akan bergerak untuk mendeteksi anak-anak usia SMP dan MTs, posisi mengajinya di mana. Nanti tim teknis akan mengumpulkan seluruh koordinator kecamatan dan desa untuk membagi tugas dan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah," katanya.

Ia menambahkan, program pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembinaan santri yang lebih terarah dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur.

PORSADIN XII Kabupaten Cianjur yang digelar di SMKN 1 Pagelaran diikuti ratusan santri Madrasah Diniyah dari 32 kecamatan. Ajang tersebut menjadi wadah pengembangan bakat santri dalam bidang olahraga, seni, dan keagamaan sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar-lembaga pendidikan diniyah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, FKDT, P3DTPQ, para pembina Madrasah Diniyah, serta masyarakat, Kabupaten Cianjur optimistis dapat meraih prestasi terbaik pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat dan semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang dikenal dengan budaya religius serta tradisi keislaman yang kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X