JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Kontingen Kabupaten Cianjur langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) tingkat Provinsi Jawa Barat usai merampungkan ajang serupa di tingkat kabupaten.
Langkah strategis tersebut disiapkan guna mengejar target besar menjadi juara umum pada kompetisi tingkat regional mendatang.
Ketua Tim Teknis P3DTPQ Kabupaten Cianjur, H. Muhammad Toha, menyampaikan hal tersebut dalam penutupan PORSADIN XII di SMKN 1 Pagelaran, Minggu (19/7/2026).
Ia menegaskan pentingnya perancangan matang yang mencakup kalkulasi cabang lomba, pemetaan potensi santri, hingga kesiapan tenaga pembina.
Pencapaian target puncak tersebut dinilai memerlukan penyatuan seluruh potensi lintas kecamatan di wilayah Cianjur.
Muhammad Toha mengingatkan agar persaingan antarwilayah internal kini dilebur menjadi satu kekuatan utuh demi membawa nama daerah.
“Kalau sudah berbicara strategi, maka fokus kita adalah bagaimana mencapai target juara umum. Kita harus membaca peta kekuatan, menghitung jumlah cabang lomba, melihat potensi yang dimiliki, serta mempersiapkan seluruh amunisi yang ada untuk meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kebersamaan menjadi kunci utama agar para santri terpilih siap bersaing dengan utusan dari kabupaten atau kota lain di Jawa Barat.
“Di sini kita sudah tidak berbicara lagi kecamatan per kecamatan. Kita berbicara atas nama Kabupaten Cianjur. Seluruh kekuatan yang ada harus kita himpun bersama. InsyaAllah dengan kebersamaan dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, kita optimistis mampu menjadi juara umum Provinsi Jawa Barat,” katanya.
Sebagai langkah konkret, P3DTPQ Kabupaten Cianjur akan menggelar pemetaan pelajar tingkat SMP dan MTs mulai Agustus 2026.
Pendataan yang melibatkan koordinator kecamatan hingga desa ini bertujuan memantau tingkat partisipasi siswa dalam aktivitas pendidikan Al-Qur'an dan Madrasah Diniyah.
“Kita akan bergerak bersama. Tim teknis P3DTPQ akan mengumpulkan seluruh koordinator kecamatan dan desa untuk membagi peta tugas. Kita akan mendatangi sekolah-sekolah, berkoordinasi dengan berbagai pihak, dan memastikan pembinaan keagamaan bagi generasi muda berjalan optimal,” ungkapnya.
Upaya ini diharapkan tidak hanya mendorong prestasi olahraga dan seni Islami, tetapi juga memperkuat identitas Cianjur sebagai Tatar Santri melalui pembinaan karakter religius generasi muda yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Yayasan Haji Askio Desak Disdikpora Cianjur Tuntaskan Polemik SMP Al-Ianah
Dewan Kota Cianjur Jadwalkan Aksi Kawal Transparansi Anggaran di Kejaksaan Negeri
Perkuat Karakter, Ratusan Santri Ikuti PORSADIN XII Cianjur
Cianjur Siap Jadi Tuan Rumah PORSADIN Tingkat Provinsi Jawa Barat
Ribuan Santri Meriahkan Pawai Ta'aruf Pembukaan PORSADIN XII di Pagelaran Cianjur
Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa
Ekspansi Pasar Global, PT Arafiq Maharaja Delapan Sasar Tiga Belas Negara Plus Tujuan Internasional
Mutiara Pagi: Nilai Persahabatan (Bagian 2275)
Bupati Cianjur Buka PORSADIN XII, Tegaskan Santri Pilar Penjaga Karakter
Mutiara Pagi: Orang Baik Tak Pernah Rugi (Bagian 2276)