Namun tidak kalah pentingnya adalah kita membangun kembali semangat besar kita untuk bangkit dalam kebersamaan untuk membangun bangsa yang besar dan menang. Bahkan lebih jauh, menjadi bangsa dengan “global leadership” (pemimpin global).
Ibrahim AS adalah sosok yang merepresentasi globalitas umat. Bahkan kepemimpinan Ibrahim juga adalah kepemimpinan global. Inilah yang digambarkan dalam bahasa Al-Quran: اماما للناس (pemimpin bagi seluruh manusia).
Dalam konteks ini ada dua hal penting untuk kita sadari sebagai bangsa:
Pertama, pentingnya menyadari realita dunia kita. Bahwa dunia kita adalah dunia global yang menuntut kesiapan penuh dan global mindset dari kita.
Kedua: bangsa ini secara khusus sebagai bangsa berpenduduk Muslim terbesar dunia, harus bangkit untuk mengemban kepemimpinan global itu.
Dunia global adalah dunia yang berkarakter kecepatan, kompetisi, dan ketergantungan (interconnectedness).
Umat dituntut untuk memilki kecepatan dalam menangkap semua peluang yang ada. Umat juga dituntut untuk memiliki kemampuan daya saing (kompetisi) yang tinggi. Tapi tidak kalah pentingnya umat harus menyadari pentingnya membangun “kerjasama” dengan siapa saja demi membangun negeri dan dunia yang lebih baik.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM, Kunci Sukses Menuju Desa Wisata
Namun tidak kalah pentingnya sekali lagi, bangsa ini harus bangkit menjadi “imaman linnaas”. Sebagai putra bangsa yang telah lama di luar negeri saya sangat yakin jika Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia sangat kapabel untuk mengambil tanggung jawab “imaamah” atau kepemimpinan itu.
Maka masanya bangsa ini bangkit menampilkan Islam yang berkarakter maju dan menang. Islam yang saat ini sejatinya menjadi dambaan dunia. Islam yang ramah, Islam yang berkarakter tawassuth (moderat) wa tassamuh (toleran), tapi mu’tadil (berkeadilan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan).
Dengan semangat itulah umat Islam di bumi Nusantara ini, bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa, harus bangkit membangun negeri. Bahkan ikut turut dalam mewwujudkan dunia yang berkatakter Qurani: بلدة طيبة ورب غفور
اللهم اجعلنا من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه. أقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم وًلساءر المسلمينوالمسلمات فاستغفروه انه هوالغفورًالرحبم.
Manhattan City, 26 Juni 2023
Renungan Hari Raya Idul Adha 1444 H / 2023 M
Artikel Terkait
Lima Destinasi Wisata Yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Pangandaran
Tingkatkan Kualitas SDM, Kunci Sukses Menuju Desa Wisata
Artificial Intelligence sebagai Malin Kundang Baru?
Puteri Indonesia Aceh 2023, Dwi Annisa Ramadhanty Bicara Pentingnya Donor Darah
Aktif Berkegiatan Sosial, Dewi Rachmawati Masuk Top 20 Miss Universe Indonesia Jawa Barat 2023
Desa WIsata Nglanggeran Terima Penghargaam dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO)
Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari Kerap Jadi Sorotan Karena Hal Ini
Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Cianjur Terus Verifikasi Data Pemilih Yang Kemungkinan Telah Meninggal
KPU DKI Jakarta Tunggu Perbaikan Berkas Pencalegan Ganda Aldi Taher
Partai Hanura DPC Cianjur Dukung Penuh Putusan Mahkamah Konstirusi Terkait Sistem Proporsional Terbuka