Oleh: Abdur Rahman El Syarif
Wahai para pencari cahaya, di tengah riuh dunia yang menebal dengan lupa, pintu rahmat Allah kembali terbuka. Undangan mulia untuk mengikuti Suluk Jumadil Awal 1447 H telah dipanggilkan.
Suluk ini bukan sekadar pertemuan raga di ruang zikir, tetapi sebuah perjalanan ruhani menuju hadirat Ilahi, di mana hati belajar tunduk dan jiwa dilatih untuk pulang kepada-Nya.
Inilah saatnya menanggalkan debu dunia, membasuh diri dengan dzikrullah, dan menegakkan kembali niat yang lurus di hadapan Allah Ta’ala.
Suluk bukan hanya ritual, ia adalah perjalanan batin, menghadirkan kesadaran bahwa setiap detak nadi adalah panggilan menuju cinta-Nya.
Mari datang dengan hati yang bersih dan rindu yang jujur. Bawalah tubuhmu yang lelah dan ruhmu yang haus, sebab di majelis suluk, Allah menebarkan kesejukan dan pengampunan.
Mursyid yang Mulia akan membimbing, para ikhwan akan bersama berzikir, dan malaikat akan menaungi setiap langkah yang ditujukan hanya kepada-Nya.
Bersiaplah, wahai sahabat ruhani, karena perjalanan ini bukan sekadar menuju tempat, tetapi menuju Dzat yang Maha Tempatkan Segalanya.
"Barang siapa mengetuk pintu-Nya dengan zikir dan sabar, maka Allah sendiri yang akan membuka jalan pulang."
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Artikel Terkait
Penjaga Pintu Kudus
PKB Cianjur Kecam Keras Tayangan 'Xpose Uncensored' Trans7 yang Dinilai Lecehkan Kehormatan Kiai dan Pesantren
Benteng Iman Bangsa: Peran Krusial Mukmin Intelektual dan Aparatur Negara dalam Mengawal Arah Baru Indonesia (Asta Cita)
Mutiara Pagi: Di Balik Bayang Teror (Bagian 1999)
Jabatan: Antara Amanah, Ujian Integritas, dan Tanggung Jawab Kehidupan
Khidmat, Kiai Ali Masykur Musa Lantik Pengurus JATMAN Cianjur Masa Khidmat 2025-2029
APBD Cianjur 2026 Dinilai Cacat Arah: Janji Politik Lenyap, dan Anggaran Bocor
Fatirahma Hanipa Pimpin HIMAPMM UNAS: Dorong Kolaborasi & Penguatan Jejaring Internasional
BEM PTNU Gelar Aksi Moral di Depan KPI, Bela Marwah Kiai dan Pesantren
Mutiara Pagi: Menjadi Ada (Bagian 2000)