Belajar dari Empat Tokoh Antikorupsi Legendaris Indonesia

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 13 September 2025 | 20:47 WIB
Gedung KPK (Foto: Antara)
Gedung KPK (Foto: Antara)

Journalnusantara.com - Melihat kembali sejarah bangsa, Indonesia memiliki sejumlah figur yang menjadi simbol perlawanan terhadap korupsi. Kejujuran, kesederhanaan, dan integritas mereka menjadi cerminan ideal bagi setiap pejabat negara.

Empat tokoh yang paling sering disebut sebagai teladan antikorupsi adalah Mohammad Hatta, Hoegeng Iman Santoso, Baharuddin Lopa, dan Mar'ie Muhammad.

Mohammad Hatta

Sebagai proklamator dan wakil presiden pertama, Bung Hatta dikenal luas karena prinsip hidupnya yang sederhana. Beliau menolak segala bentuk fasilitas atau uang saku yang tidak sesuai, bahkan saat hidupnya sendiri mengalami kesulitan finansial.

Kesederhanaan Hatta bukan sekadar gaya hidup, melainkan prinsip kuat yang menegaskan bahwa kekuasaan tidak boleh digunakan untuk memperkaya diri.

Hoegeng Iman Santoso

Mantan Kapolri ini adalah lambang kejujuran. Kisah Hoegeng sering diceritakan sebagai polisi yang tidak bisa disogok.

Salah satu tindakannya yang paling ikonik adalah ketika ia meminta istrinya menutup toko bunga sebelum Hoegeng menjabat sebagai Kepala Jawatan Imigrasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan, sebuah langkah yang sangat jarang ditemukan.

Baharuddin Lopa

Sosok Baharuddin Lopa dikenal sebagai jaksa agung yang tidak kenal takut. Beliau berani mengambil tindakan tegas untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Keberaniannya dalam menegakkan hukum membuatnya menjadi ikon yang dihormati, karena ia membuktikan bahwa keadilan harus ditegakkan, tidak peduli siapa pun pelakunya.

Mar'ie Muhammad

Mantan Menteri Keuangan yang dijuluki "Mr. Clean" ini dihormati karena integritasnya. Selama menjabat, Mar'ie dikenal sangat bersih dan tidak pernah berkompromi dengan praktik-praktik korupsi.

Sikapnya ini menjadikannya figur teladan yang menunjukkan bahwa posisi strategis dapat diemban dengan penuh amanah dan kejujuran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X