Journalnusantara.com - Masjid tak hanya tempat sujud dan ibadah, namun juga pusat peradaban yang kerap memancarkan kebaikan dan kesejahteraan bagi umat dan lingkungan sekitarnya.
Menciptakan harmoni antara masjid dan alam adalah langkah nyata mewujudkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam).
Salah satu cara paling sederhana namun berdampak besar adalah dengan menanam pohon di lingkungan masjid.
Aksi penghijauan ini membawa manfaat berlipat ganda, baik untuk kesehatan fisik, keindahan lingkungan, maupun pahala di sisi-Nya.
Lingkungan masjid yang bersih dan sejuk berkat pepohonan akan meningkatkan kualitas udara. Udara yang segar dan bebas polusi sangat penting untuk kesehatan jamaah.
Pepohonan juga menawarkan keteduhan, menciptakan suasana nyaman dan tenang bagi siapa pun yang beribadah atau beraktivitas di sekitar masjid.
Lebih dari sekadar manfaat duniawi, menanam pohon adalah sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir selama pohon itu hidup dan memberikan manfaat.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tanaman, lalu (hasilnya) dimakan oleh burung, manusia, atau hewan ternak, melainkan itu bernilai sedekah baginya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dengan menggalakkan program menanam pohon, masjid mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan edukasi pentingnya mencintai lingkungan.
Mari jadikan setiap pekarangan masjid sebagai oase hijau, simbol dari keimanan yang selaras dengan upaya menjaga bumi.
Setiap helai daun yang tumbuh adalah doa, setiap buah yang dihasilkan adalah pahala, dan setiap keteduhan yang diberikan adalah bukti nyata keberkahan.
Mari bersama-sama menanam pohon, menanam kebaikan, demi kesehatan, kebersihan, dan pahala yang berkelanjutan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi!
Oleh: : Tim Media DKM Al-Muhajirin, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Orang Bijak (Bagian 1992)
Pengusaha EO Mengaku Tertipu Oknum yang Janjikan Proyek dari Wamendes
Cita Rasa Otentik dari Kota Beras, Menjelajahi Kuliner Khas Cianjur
BEM PTNU Tolak Keras Atlet Senam Israel di Indonesia, Langgar Konstitusi dan Lukai Solidaritas Palestina
Cara Efektif Mengusir Cicak dari Rumah
Konsep Baru dalam Meningkatkan Keterampilan Negosiasi di Kalangan Pusat Sertifikasi PLN Bersama Qoach Afiq
Menguasai Interaksi, Mengenal Empat Gaya Komunikasi Utama
Mutiara Pagi: Orang Bijak 2 (Bagian 1993)
Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk
Tanda Jiwa Nahdliyyin, Jelmaan Karomah Mbah Hasyim Asy'ari