Jadi, buat Syahroni. Sebaiknya anda belajar sejarah dan hukum terlebih dahulu. Meski anda mengaku pengacara tapi anda lemah akan sejarah politik yang pernah terjadi di negeri ini. Anda bilang orang yang meminta bubarkan DPR adalah orang tolol sedunia, hanya menunjukkan ketololan anda sendiri. Begitupun dengan pejabat istana yang kerap rendahkan rakyat.
Rakyat bisa melakukan sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi sangat mungkin. Dalam banyak sejarah dunia, justru hasil dari gerakan rakyat itu membuat sebuah negara bisa berkembang lebih baik. Ada perubahan, perbaikan, reformasi bahkan revolusi. Jika tanpa gerakan rakyat itu, mungkin masih menggunakan sistem politik yang usang yang sudah membusuk.
Artikel Terkait
Majelis Hakim PN Cianjur Vonis Hendi Suhendi 6 Bulan Penjara dalam Kasus Pertambangan Liar yang Tidak Dilakukannya
Katak dalam Tempurung, Antara Kebebasan yang Dibungkam dan Jiwa yang Terkungkung
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Manusia sebagai Pemimpin, Amanah dan Tanggung Jawab Kehidupan (Bagian 1)
Mutiara Pagi: Sariawan Kekuasaan (Bagian 1940)
Mutiara Pagi: Suara Hati Rakyat (Bagian 1941)
Perang Akal dan Harta: Mengupas Trik Koruptor ala Film 'Raid'
Edukasi Penanaman Sejak Dini: KKN Kelompok 1 STAI Al-Azhary Tanamkan Nilai Cinta Lingkungan pada Anak Usia Dini
KKN STAI Al-Azhary Perkenalkan Lagam Mahalul Qiyam Al-Barzanji di Desa Campaka
Tingkatkan Kualitas Air Kolam, Tim PkM UP45 Serahkan Alat Filtrasi Kepada Pemdes Danguran Klaten
Karang Taruna Cigalumpit Sukses Gelar Gebyar Kemerdekaan, Warga Antusias Meriahkan HUT RI ke-80