Bagaimana Jika Orang Bodoh Diberi Kuasa Mengelola Negara?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 23 Agustus 2025 | 20:41 WIB
Istana Presiden Republik Indonesia di Jakarta (Foto: Dok. Jakartadaily. Id)
Istana Presiden Republik Indonesia di Jakarta (Foto: Dok. Jakartadaily. Id)

Jadi, buat Syahroni. Sebaiknya anda belajar sejarah dan hukum terlebih dahulu. Meski anda mengaku pengacara tapi anda lemah akan sejarah politik yang pernah terjadi di negeri ini. Anda bilang orang yang meminta bubarkan DPR adalah orang tolol sedunia, hanya menunjukkan ketololan anda sendiri. Begitupun dengan pejabat istana yang kerap rendahkan rakyat.

Rakyat bisa melakukan sesuatu yang tadinya tidak mungkin menjadi sangat mungkin. Dalam banyak sejarah dunia, justru hasil dari gerakan rakyat itu membuat sebuah negara bisa berkembang lebih baik. Ada perubahan, perbaikan, reformasi bahkan revolusi. Jika tanpa gerakan rakyat itu, mungkin masih menggunakan sistem politik yang usang yang sudah membusuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X