Imam Syafi'i mengatakan: "Jika seseorang tidak mendapatkan manfaat dari Ramadan untuk memperbaiki dirinya, maka ia telah menyia-nyiakan kesempatan terbaik dalam hidupnya." Oleh karena itu, memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk menata hati dan memperbaiki diri merupakan sebuah keniscayaan. Selanjutnya, menumbuhkan kebajikan yang akan terus bersemi setelah bulan suci ini berlalu.
*Penulis adalah Corporate Legal Consultant, ahli bahasa hukum, founder Pena Hukum Nusantara (PHN), dan dosen Polinema
Artikel Terkait
Demi Indonesia Mandiri Pangan 2025 !
PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur Lakukan Launching Pembuatan Sumur Bor untuk Masjid Nurul Ied
DEM Jabar Minta Presiden Evaluasi Menteri BUMN, Menteri ESDM dan BPH Migas
Mutiara Pagi: Fenomena Ramadan (Bagian 1791)
Jejak Cahaya di Bulan Ramadan
Bazar Ramadhan 2025 di Perum Bumi Marhamah: Wujudkan Ekonomi Berkembang dan Silaturahmi Antar Warga
Pendidikan Istimewa di Jawa Barat: Komitmen Bersama untuk Membangun Generasi yang Cerdas dan Berkarakter
Tips Mudah Bangun Sahur: Agar Tidak Ketinggalan dan Lebih Semangat
Mutiara Pagi: Gema Takbir Ramadan (Bagian 1792)
Desa Bangbayang Sambut Hangat Mahasiswa KKN-T PTMGRMD, Siap Bangun Bersama Masyarakat