“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,
Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar “
Alunan takbir membelah sunyi
Menyelimuti kemuliaan di bulan suci
Takbir berkumandang menyentuh hati
Menggetarkan langit penuh misteri
Tangan menengadah penuh harapan
Berharap rahmat menajadi keniscayaan
Di sajadah panjang doa terlantun
Memohon berkah selalu turun
Jiwa yang rindu akan keagungan Ilahi
Bersujud pasrah dengan hati berseri
Gema takbir tali pengikat
Menuju puncak kemenangan
Keberadaan Tuhan terasa dekat
Hati luluh dalam kekhusyukan
Yang bertahan dalam kesabaran
Mendekap Ramadan penuh cinta
Yang menjalankan dengan keikhlasan
Menyambut Ramadan penuh sukacita
Tangan terbuka, hati berseri
Langit terbuka, rahmat bersemi
Mengalir lembut bagai cahaya surga
Menjadi lentera di dalam dada
Malang, 7 Maret 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Embun Doa di Bulan Suci (Bagian 1790)
Musim Semi di Bulan Suci
Demi Indonesia Mandiri Pangan 2025 !
PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur Lakukan Launching Pembuatan Sumur Bor untuk Masjid Nurul Ied
DEM Jabar Minta Presiden Evaluasi Menteri BUMN, Menteri ESDM dan BPH Migas
Mutiara Pagi: Fenomena Ramadan (Bagian 1791)
Jejak Cahaya di Bulan Ramadan
Bazar Ramadhan 2025 di Perum Bumi Marhamah: Wujudkan Ekonomi Berkembang dan Silaturahmi Antar Warga
Pendidikan Istimewa di Jawa Barat: Komitmen Bersama untuk Membangun Generasi yang Cerdas dan Berkarakter
Tips Mudah Bangun Sahur: Agar Tidak Ketinggalan dan Lebih Semangat