Seminar Transformasi Jurnalis Jadi Pengusaha Media

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 9 Februari 2023 | 04:11 WIB
Seminar Transformasi Jurnalis Jadi Pengusaha Media
Seminar Transformasi Jurnalis Jadi Pengusaha Media

Journalnusantara.com - Media online kini terus menjamur bak di musim hujan. Hal ini lantaran adanya kemudahan akses dan kebutuhan masyarakat yang selalu ingin mendapatkan berita cepat dan tepat.

Menulis berita khususnya di media online tentunya tak lepas dari jumlah pembaca di salah satu situs media.

Hal tersebut dapat dioptimalkan dengan mesin telusur atau sering dikenal dengan SEO (Search Engine Optimization). CEO ProPS, Ilona Juwita mengatakan, SEO sendiri merupakan cara agar situs media online kita tetap hidup.

Baca Juga: Mengenal Natasya Priyanka, Puteri Indonesia Kalimantan Timur 2023

Pasalnya, mesin pencarian seperti google melakukan tiga bagian penting untuk memunculkan hasil berupa data yang diinginkan oleh pengguna internet.

"Ketiga bagian itu disebut dengan istilah crawling (pengumpulan data), indexing (penyimpanan data), dan ranking," kata Juwita Ilona dalam kegiatan Seminar yang digelar Promedia bertajuk Transformasi Jurnalis Menjadi Pengusaha Media di Era Digital di Hotel Grandmercure Medan, Rabu, 8 Februari 2023.

Ilona Juwita yang membawakan materi terkait Media and Advertising Trend 2023 menuturkan, bagi para pembuat konten juga harus membuka wawasannya.

Bahkan, pengusaha media yang jago membuat konten juga harus melek teknologi. Dia menjelaskan, konsumsi konsumen terhadap media dari penggunaan teknologi dalam satu hari hanya 13 jam saja.

Baca Juga: Tanda Hitam di Kening, Apakah Termasuk Bekas Sujud?

Sedangkan tren waktu konsumsi dalam 4 tahun akan berbeda di mana online browsing turun 1,2 persen.

"Belanja konsumen terhadap teknologi dan media tetap terjadi dan cenderung semakin bertumbuh. Maka itu, berita online hanya dapat menjangkau populasi pengunjung internet kurang dari 80 persen," jelasnya.

Lebih lanjut, perwakilan dari Amazon Web Service (AWS), Arthur Renaldy yang turut hadir sebagai pembicara menuturkan, AWS merupakan sekumpulan layanan-layanan berbasis komputasi awan yang di sediakan oleh Amazon sejak tahun 2002.

Meskipun salah satu perusahaan raksasa internet ini sering dikenal untuk membeli buku dan lagu, tetapi sekarang Amazon telah menambah layanannya dalam hal infrastrutktur cloud computing.

Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X