Konvoi Kemenangan Argentina Berakhir Tragis, Siswa SMA DItusuk Hingga Meninggal

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Selasa, 20 Desember 2022 | 11:09 WIB
Ditikam Saat Konvoi Ugal-Ugalan Kemenangan Argentina Remaja Asal Manado Meregang Nyawa (Akun Instagram @memomedsos )
Ditikam Saat Konvoi Ugal-Ugalan Kemenangan Argentina Remaja Asal Manado Meregang Nyawa (Akun Instagram @memomedsos )

JournalNusantara.com - Konvoi kemenangan Argentina pada Piala Dunia 2022, Senin (19/12) dini hari tadi memakan korban jiwa.

Seorang pemuda berusia 17 tahun di Kota Manado, Sulawesi (Sulut) meninggal dunia usai ditusuk menggunakan senjata tajam jenis badik. 

Korban meninggal inisial JB, warga Kelurahan Tuminting Lingkungan III, yang masih tercatat sebagai seorang siswa SMA. 

Baca Juga: Raul Lemos dan Kylian Mbappe saat Ini Trending Twitter, Mempunyai Kemiripan

Sementara, terduga pelaku berinisial ET alias Eli (34) beralamat Kelurahan Sindulang 2, Kecamatan Tuminting. Terduga pelaku merupakan residivis kasus penganiayaan yang baru saja bebas dari penjara. 

Adapun kronologi kejadian berawal ketika korban bersama dengan rekan-rekannya mengadakan konvoi kemenangan Argentina atas Prancis di Final Piala Dunia 2022 sekitar pukul 02.30 Wita. Korban dan seorang rekannya menggunakan motor dengan knalpot bising. 

Konvoi dilakukan di sepanjang jalan raya Boulevard II Sindulang berulang kali. Korban sendiri saat melakukan konvoi tak menggunakan baju bagian atas, dan bolak-balik di wilayah tersebut. 

Baca Juga: Viral, Film Spider-Man: Far From Home, Digandrungi di Tanah Air

Rupanya aksi konvoi itu membuat terduga pelaku merasa terganggu. Dan saat korban kembali melintas, terduga pelaku langsung mengadangnya serta menikam korban dengan senjata tajam jenis badik yang dibawanya. 

"Terduga pelaku menikam korban dari posisi atas ke bawah. Ini terbukti dari hasil autopsi yang dilakukan di rumah sakit," kata Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, Senin (19/12). 

Menurut Sugeng, dari keterangan saksi, korban langsung terjatuh dari motor ke aspal. Sementara terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. 

Baca Juga: Pendidikan Kader Ulama MUI Cianjur: Sebuah Uji Coba yang Sangat Berani Tapi Terukur

"Terduga pelaku kemudian menghubungi salah satu anggota Polsek Tuminting yang dikenalnya untuk menyerahkan diri atas perbuatan yang dilakukannya," kata Sugeng. 

Dikatakan Sugeng, korban sempat dibawa ke rumah sakit Tuminting tapi dirinya sudah dinyatakan meninggal akibat luka tusukan tersebut. *(Adinda Indah)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB
X