BPS: Impor Pasca Lebaran Cenderung Meningkat

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 18 Juni 2023 | 05:12 WIB
Ilustrasi impor beras
Ilustrasi impor beras

Journalnusantara.com, Jakarta - BPS menyampaikan rilis perkembangan data ekspor dan impor bulan Mei 2023, (15/06).

Dilansir dari media BPS, data ekspor ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga, antara BPS, Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia.

Kali ini rilis disampaikan oleh Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Moh. Edy Mahmud.

Menurutnya, secara m-to-m, nilai ekspor Mei 2023 mencapai US$21,72 miliar atau naik 12,61 persen dibanding bulan sebelumnya.

"Jika kita lihat lebih rinci, ekspor migas Mei 2023 senilai US$1,32 miliar atau naik 4,48 persen dibanding bulan sebelumnya," katanya.

Baca Juga: Cewek-Cewek Ambisius

Ia menyampaikan, untuk ekspor nonmigas Mei 2023 senilai US$20,40 miliar atau naik 13,18 persen dibanding bulan sebelumnya.

"Tiga negara tujuan ekspor nonmigas dengan peningkatan terbesar adalah Amerika Serikat, Jepang, dan Filipina," ujar Dia.

Ia menyebut bahwa pada bulan Mei 2023, nilai impor mencapai US$21,28 miliar atau naik 38,65 persen dibanding April 2023.

"Jika kita lihat lebih rinci, impor migas Mei 2023 senilai US$3,14 miliar atau naik 6,09 persen dibandingkan April 2023," terangnya.

Lalu kata Dia, untuk impor nonmigas Mei 2023 senilai US$18,14 miliar atau naik 46,42 persen dibandingkan April 2023.

“Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan impor satu bulan pasca libur lebaran selalu menunjukan pola meningkat,” ujar Edy.

Dirinya menerangkan, tiga negara asal impor nonmigas dengan peningkatan terbesar, yaitu Tiongkok, Jepang, dan Thailand.

"Pada Mei 2023, neraca perdagangan barang kembali mencatat surplus, yaitu sebesar US$0,44 Miliar," bebernya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X