JournalNusantara.com - Lagi dan lagi institusi Polri tercoreng oleh oknum anggotanya, dan seolah institusi Polri tak ada habisnya dirundung dengan beragam permasalahan etika dan moral para personilnya.
Hal ini seperti yang viral di media sosial twitter unggahan akun Miss Tweet dengan nama akun @Heraloebss dengan tulisan "Instruksi Kapolri Tidak didengar. Seorang tukang bubur asal Cirebon diduga telah menjadi korban penipuan oleh seorang oknum polisi berpangkat AKP di Cirebon. Wahidin mengaku telah ditipu sebanyak Rp 310 juta sebagai syarat anaknya masuk Bintara Polri tahun 2021/2022." twittnya.
Baca Juga: Gegara Konten Kejujuran, Tokoh Muda NTT Desak POLRI Proses Hukum Youtuber Richard Theodore
Sebagaimana diketahui melalui tulisan akun pengunggah bahwa Wahidin yang seorang pedagang bubur di Cirebon mengungkapkan, kronologi bermula pada tahun 2021, di mana Wahidin berniat mendaftarkan anaknya menjadi Bintara Polri melalui oknum perwira polisi berinisial SW yang sekaligus tetangganya di Desa Kejuden.
Mirisnya, Wahidin yang bertekad memasukkan anaknya sebagai anggota Polri ini, rela menguras semua tabungan yang terkumpul dari sejak anaknya masih SD.
Bahkan, ia juga sampai menjual rumahnya. Kini, rumah telah terjual, uang tabungan habis, dan anaknya pun menderita depresi gara-gara tidak lolos.
Baca Juga: SADIS...Suami Tega Bunuh Istri, 3 Anak Balita Peluk Jasad Ibunya dan Terlantar 2 Malam
Konten unggahan yang di publish pada satu jam lalu tersebut memicu beragam komentar yang bernada miring terhadap kasus ini.
Hal ini seperti yang dikemukakan oleh akun @bayubhe_idris: "Emang mau ngapain masuk polisi?gaji bintara paling top 4juta perbulan.modal masuk 310juta. Balik modalnya 77bulan (6.5 tahun). Klau masuk polisi untuk korupsi,harus ditangkap duluan ini bapa.untung anaknya ga jadi polisi." tulisnya heran. Diulanjutkan dengan pernyataan akun @zulputra: "Salah satu ciri² Warga +62 ketika lagi nyogok. Bekoarnya kalau gagal...Cobak kalau Lulus, disembahnya mungkin Oknum Polisi itu. Eh tapi, mahal jugak ya Bintara ampe 310 jt." cuitnya keheranan.
Berikutnya komentar akun @Wahyu_on7: "Rekan kerja saya daftarkan anak wanitanya untuk jadi Polwan,direkomendasikan kenalannya oknum polda setempat,katanya sdh ksh uang 300jt, sdh test dan lama tak ada kabar, lalu katanya tak lolos,lalu uang dikembalikan hanya 50%.Bhwa untuk jd polisi perlu uang xtra adalah bkn fiksi." jelasnya.
Masih dengan nada yang sama, akun @Ryan_Fighter7: "Begitu jadinya kalau penjahat dikasi seragam, ada yg memperkosa, maling, korup, bandar narkoba, tukang palak, makelar kasus, bos prostitusi, dll. Semua penjahat bergurunya sama yg pakai seragam, monster berkedok abdi negara." sindir akun tersebut, akun @poppo1310: "Masuk Bintara 310 juta?. Misalnya gaji bintara 5 jt, maka seluruh gajinya selama 5 thn diserahkan ke calo tsb. SELAMA 5 THN JADI BUDAK. Mending uang tsb jadi modal bertani bawang prei (kayak saya????). Dalam hitungan bulan sdh untung. Jangan pernah mau menyogok atau disogok !!" tulisnya lagi, kemudian akun @Zhuxing31977372: "Bapaknya kalau dilaporin juga bisa masuk penjara lo, soalnya secara ga langsung dia ngaku nyogok..hehe." tandasnya dengan nada menyalahkan. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Daftar 24 Pemain Argentina Kontra Timnas Indonesia
Rayon PMII FEBI Universitas Suryakancana Gelar Rapat Tahunan Anggota Rayon ke-1
RTAR-1, Akbar Herdi Syahbani Pimpin PMII Rayon FEBI Unsur
Cewek-Cewek Ambisius
Cegah Penipuan, Pemerintah Harus Tertibkan Legalitas Pengelola Arisan
Wow...Viral Foto Bugil Mantan Dikirim kepada Orangtuanya, Pria Sakit Hati Diputusin
Videonya Viral, Bullying Hingga Cium Kaki Oleh Sesama Pelajar di Cianjur Jangan Sampai Terulang Lagi
Kaesang Bersiap Nyalon di Pilwalkot Kota Depok, Netizen: Anak Masih Ingusan, Pengalaman Politik Nol !
SADIS...Suami Tega Bunuh Istri, 3 Anak Balita Peluk Jasad Ibunya dan Terlantar 2 Malam
Gegara Konten Kejujuran, Tokoh Muda NTT Desak POLRI Proses Hukum Youtuber Richard Theodore