JournalNusantara.com - Video viral di Aplikasi X sejumlah siswa yang sedang berada di halaman sekolah diseruduk oleh kendaraan Minibus berwarna putih. Video yang berdurasi 22 detik tersebut dishare oleh akun @sakittpinggang.
Melalui beberapa informasi yang dihimpun awak media journalnusantara.com. Video viral tersebut merupakan kecelakaan tragis di SDN Kalibaru 01, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kamis, 11 Desember 2025, sekitar pukul 06.30 WIB.
Hal ini seperti yang dilansir oleh Radio Elshinta melalui akun @RadioElshinta pada Kamis (11/12).
Sebuah mobil blindvan pengangkut makanan MBG tiba-tiba menerobos masuk ke lapangan upacara dan menabrak para siswa serta guru yang saat itu sedang berbaris dan mengikuti kegiatan belajar pagi.
Dari informasi awal, pengemudi diduga bermaksud menginjak rem, namun justru tersentuh pedal gas, sehingga kendaraan melaju tak terkendali menuju kerumunan.
Jumlah korban belum dapat dipastikan, namun terlihat beberapa siswa tergeletak, bahkan ada yang masih berada di bawah kolong mobil. Para korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para penyedia program dapur MBG untuk lebih ketat dalam merekrut pekerja profesional, bukan hanya untuk bagian dapur, tetapi juga driver dan helper yang bertugas mengantarkan makanan ke sekolah-sekolah.
Bermacam tanggapan warganetpun membanjiri akun pengunggah, seperti yang dituliskan oleh pemilik akun @rudi_albantani: Dari awal program ini hanya mendatangkan mudharat! Hanya karena gengsi, pemimpin tetep mempertahankan! harus segera di Bubarkan!@" cuiynya. Lantas komentar akun @basyiitth : "Ini semua bisa dicegah kalau MBG dibangun dg dapur sekolah. Sesederhana itu. Tapi karena gabisa di korup, jadinya cari jalan kaya gini yy makan banyak korban." tuturnya.
Masih dengan nada yang sama juga dikemukakan oleh akun @lu_lu_cute : " Memang program MBG ini sepertinya dikutuk. Sudah makan korban keracunan, bbrp waktu terakhir sudah adem ayem eh ada kejadian ini. Itu para penggagasnya dirukiyah dulu coba. Doa tobat jadi org tamak. Semoga semua korban kembali sehat dan cepat pulih." mendoakann.
Berikutnya komentar akun @Superr_fpl : "sudahlah ini program dihentikan saja banyak sekali Mudharatnya daripada manfaatnya, gak tega liat anak2 jadi korban keracunan dan ini, kalau mau kasihkan langsung ke siswa yangmembutuhkan dan kasih list menu suruh bawa sendiri misal telur ayam ikan atau apa menu tiap harinya." pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Ikatan Santri Mahasiswa NU Dukung Penuh Penunjukan KH Zulfa Mustofa sebagai Ketua Umum PBNU
Mutiara Pagi: Yang Membuat Hidup Bermakna (Bagian 2055)
Dedi Mulyadi Anjurkan Sekolah di Jabar Terapkan Sehari Belajar di Luar Kelas
3 Bahan Alami Ampuh Usir Ketombe Secara Efektif
5 Fakta Menarik tentang Reproduksi Ovipar yang Harus Kamu Ketahui
Ketua KDMP Desa Maleber Bantah Dugaan Pemaksaan Lahan Pembangunan Gedung Koperasi
Netizen Pertanyakan Fungsi SVLK, Kemenhut Gelagapan Hadapi Kayu Gelondongan
Bagaimana Kebakaran PT. Terra Drone Begitu Besar? Begini Penjelas nya
Tak Sekadar Lengket, Ketan Uli Jadi Simbol Eratnya Persaudaraan Betawi
Takmir Mesjid Menggalang Dana, Mengedarkan Kotak Infak Saat Khutbah Jumat, Bolehkah?