Benteng Pesisir, Strategi Komprehensif Mencegah dan Mengatasi Banjir Rob

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 1 November 2025 | 13:00 WIB
Banjir Rob di Jakarta (Net)
Banjir Rob di Jakarta (Net)

Journalnusantara.com - Banjir rob, atau genangan air laut pasang, telah menjadi isu krusial di banyak kawasan pesisir Indonesia. Untuk meminimalkan dampaknya, diperlukan strategi pencegahan yang komprehensif, menggabungkan solusi infrastruktur, berbasis alam, dan adaptasi masyarakat.

Upaya pencegahan jangka panjang harus difokuskan pada penguatan pertahanan fisik. Pembangunan dan peninggian tanggul laut (seawall) adalah langkah vital untuk menahan luapan air pasang agar tidak merendam daratan. Selain itu, normalisasi sistem drainase dan pembangunan sistem polder lengkap dengan stasiun pompa sangat penting. Polder berfungsi menampung air rob yang masuk dan memompanya kembali ke laut, memastikan air tidak terperangkap di permukiman.

Pada saat yang sama, akar masalah seperti penurunan muka tanah (land subsidence) harus diatasi. Pemerintah wajib mengendalikan atau melarang pengambilan air tanah secara berlebihan di wilayah pesisir. Penurunan muka tanah adalah faktor terbesar yang membuat kawasan pesisir 'menjemput' air laut, sehingga tanpa pengendalian ini, seberapa tinggi pun tanggul dibangun, ancaman akan tetap ada.

Solusi berbasis alam menawarkan perlindungan yang berkelanjutan dan hemat biaya. Restorasi dan penanaman hutan mangrove di sepanjang garis pantai terbukti sangat efektif. Akar mangrove bertindak sebagai peredam alami energi gelombang dan menahan sedimen, yang secara tidak langsung membantu menstabilkan garis pantai.

Terakhir, edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat adalah benteng terakhir. Warga pesisir perlu didorong untuk membangun rumah panggung atau meninggikan fondasi rumah sebagai bentuk adaptasi. Mereka juga harus rutin memantau peringatan dini banjir rob dari BMKG dan memiliki jalur evakuasi yang jelas. Dengan sinergi antara pembangunan infrastruktur yang cerdas, perlindungan alam, dan adaptasi komunitas, risiko bencana rob dapat diminimalkan.

Artikel Selanjutnya

Sesudah Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X