Journalnusantara.com - Berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) terkini, diketahui bahwa sebagian besar wilayah di Provinsi Jawa Barat masih mengalami hujan hingga saat ini.
Namun, terdapat beberapa wilayah yang mulai memasuki periode tanpa hujan dengan kategori Sangat Pendek (1–5 hari) dan Pendek (6–10 hari).
Periode HTH terpanjang tercatat di wilayah Afd Ciemas, Sukabumi, yang tidak mengalami hujan selama 7 hari berturut-turut.
Untuk analisis curah hujan dasarian, sebagian besar wilayah Jawa Barat berada pada kategori hujan Menengah dengan curah antara 50–150 mm/dasarian.
Di sisi lain, wilayah-wilayah seperti sebagian kecil Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Garut, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Ciamis, dan Tasikmalaya tercatat mengalami hujan dengan kategori Sangat Tinggi, yang perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas dan bencana hidrometeorologi.
Sementara itu, prediksi curah hujan untuk Dasarian III Mei 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan Menengah, dan diperkirakan seluruh wilayah akan menerima hujan dengan sifat Atas Normal (AN).
Hal ini menunjukkan adanya potensi peningkatan intensitas hujan dari biasanya pada periode yang sama.
Kami mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
Informasi lengkap dan visualisasi dapat dilihat pada media sosial terlampir.
Artikel Terkait
Jangan Melawan Orang Cantik, Kita Akan Kalah
Kelas Desain Grafis PMII STAI Al-Azhary Cianjur Tajamkan Kreativitas
Jalan Ninja Kaesang yang Terancam Pengangguran, Menyedihkan
Insan min al-Bad’i ila al-Khalud: Telaah Filsafat Eksistensial dalam Pandangan Syaikh Jawadi Amuli
Mutiara Pagi: Bangkitlah (Bagian 1846)
Hari Kebangkitan Nasional: Ironi Bangsa yang Tak Pernah Bangkit
Kebangkitan Pendidikan Nasional: Refleksi di Tengah Labirin Kurikulum
Stasiun Radio Malabar: Megafon Kolonial yang Terbenam dalam Duka Nasional
Situs Cipari: Warisan Megalitik yang Terlupakan di Reruntuhan Ingatan Bangsa
Mutiara Pagi: Doa yang Tak Selesai (Bagian 1847)