Tingkatkan Daya Saing Melalui Olimpiade Matematika, Strategi Baru untuk Guru dan Siswa SMA

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Kamis, 1 Mei 2025 | 09:49 WIB
Foto : Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Webinar Strategi Peningkatan Kapabilitas Siswa dan Guru SMA Melalui Pembinaan Olimpiade Matematika yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 19 & 20 April 2025 secara daring.
Foto : Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Webinar Strategi Peningkatan Kapabilitas Siswa dan Guru SMA Melalui Pembinaan Olimpiade Matematika yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 19 & 20 April 2025 secara daring.

JournalNusantara.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), mahasiswa Magister Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Webinar Strategi Peningkatan Kapabilitas Siswa dan Guru SMA Melalui Pembinaan Olimpiade Matematika yang dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 19 & 20 April 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Webinar ini merupakan bagian dari bentuk pengabdian mahasiswa dalam bidang pendidikan, khususnya dalam memberikan penguatan akademik kepada siswa serta dukungan profesional kepada para guru dalam membina potensi peserta didik di bidang matematika, terutama pada ranah kompetisi Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kompeten yang membawakan materi dari cabang-cabang utama olimpiade matematika:

  1. Geometri – Sofihara Al Hazmy, M.Si.
  2. Aljabar – Rifqy Sayidi Raspati, S.Mat.
  3. Teori Bilangan – Rivani Adistia Dewi, S.Mat.

Setiap pemateri menyampaikan pendekatan praktis dalam memahami konsep-konsep esensial dan menyelesaikan soal-soal olimpiade yang menantang.

Tips, Strategi, dan Semangat Kompetisi dari Narasumber

Dalam sesi materinya, Sofihara Al Hazmy, M.Si. menekankan bahwa visualisasi adalah kunci dalam menyelesaikan soal-soal geometri yang kompleks. Ia mendorong peserta untuk berlatih menggambar ulang soal dan memperhatikan simetri atau pola tersembunyi.

“Geometri bukan hanya soal rumus, tapi juga soal membangun imajinasi visual dan ketelitian. Gambar itu bisa ‘berbicara’ jika diamati dengan saksama,” ujarnya.

Rifqy Sayidi Raspati, S,Mat. membagikan strategi penting dalam mengerjakan soal aljabar, seperti mengenali pola umum dan menerapkan faktorisasi secara efisien.

“Aljabar adalah permainan pola. Kunci keberhasilannya adalah mengenali struktur dalam ekspresi matematika. Jangan buru-buru mengalikan, cari dulu pola yang bisa difaktorkan,” ungkap Rifqy.

Sementara itu, Rivani Adistia Dewi,S.Mat. memberikan pendekatan menyenangkan untuk belajar teori bilangan, yakni dengan bermain menggunakan angka-angka kecil untuk memahami konsep modulo, faktor, dan bilangan prima.

“Banyak yang takut dengan teori bilangan karena terlihat asing. Padahal, kalau kita mulai dari angka kecil dan sederhana, kita bisa temukan pola yang menarik. Jangan takut mencoba dari dasar,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X